• sumber : https://plus.google.com/photos/photo/110072097711416741978/6503550848346309218

Coban Rais – Antara Kemolekan Alam & Wahana Selfie

posted in: Jawa, Jawa Timur, Wisata | 0

Air Terjun Coban Rais. Oleh karena letaknya yang berada di lembah pegunungan, Kota Batu di anugerahi keindahan alam yang luar biasa. Seakan tidak pernah ada habisnya, berbekal sudut-sudut alam yang molek, Batu memoles habis tubuhnya dengan beragam variasi wisata untuk memanjakan para pengunjung. Adalah Coban Rais, salah satu air terjun di Kota Batu yang pada gilirannya di permak dengan penambahan beberapa obyek wisata pendukung disekitarnya. Penasaran? datang ke Kota Wisata Batu setelah tuntas membaca artikel ini.

Coban Rais adalah wanawisata air terjun yang terletak di wilayah Dusun Dredel, Oro-oro Ombo, Kota Batu, Jawa Timur. Air terjun ini sempat dikenal dengan nama Coban Sabrangan karena untuk mencapainya kita harus menyeberangi aliran sungai, selain juga harus mengitari sebuah bukit. Coban Rais adalah sudut yang melengkapi keindahan Gunung Panderman yang menjadi bagian dari Pegunungan Putri, pemisah antara kawasan Malang Raya dengan Kabupaten Blitar.

Lokasinya yang tersembunyi dibalik perbukitan, memungkinkan nuansa kesejukan kian terasa. Bahkan airnya terkenal sangat dingin jika dibanding air terjun terdekat, yakni Coban Putri. Sebagaimana umumnya air terjun, lanskap pemandangan lebih didominasi warna hijau. Melalui tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat, air jatuh dari ketinggian 75 meter. Mencoba memamerkan warna putihnya memberi ketegasan pembatas kehijauan, sementara karakter tebing sesekali muncul melengkapi komposisi alamnya.

Coban Rais menjadi tempat ideal bagi para traveler petualang alam. Menelusuri jalanan setapak, mengitari perbukitan untuk kemudian menjadi hening manja dalam pelukan alam. Untuk sementara waktu, menjadi yang paling beruntung merasakan setiap percikan dinginnya air yang hinggap ditubuh mereka. Merasakan alunan musik alam, gemeretak ranting-ranting, gemericik aliran air yang semakin harmoni ketika burung-burung mampir untuk bersenandung.

Tentu saja itu hanya tentang air terjunnya. Hari ini, setidaknya sejak kisaran tahun 2016 yang lalu beragam obyek wisata bernuansa alam telah menghiasi sejak di pintu masuk. Seiring dengan maraknya budaya swafoto, sementara persaingan bidang pariwisata di Batu terus menggeliat, dibangunlah Batu Flower Garden di Bukit Bulu dalam kawasan Coban Rais. Tidak ketinggalan Machete Cafe yang ideal untuk nongkrong, mereguk kehangatan sambil menikmati alam.

Aktivitas di Air Terjun Coban Rais

Tidak ada yang lebih berarti bagi seorang petualang alam selain menikmati setiap penjelajahan dan Coban Rais sangat memungkinkan hal itu. Jika Anda murni ingin menikmati pesona air terjun ini, setidaknya dibutuhkan kurang lebih 1 jam berjalan kaki untuk sampai ke lokasi. Ikhlaslah pada perjalanan melalui jalanan setapak. Semangati diri dengan keindahan alam perbukitan, sementara kaki terus bergerak melintasi sungai-sungai, mengitari bukit. Cobalah untuk berbaik sangka pada perjalanan yang sedikit membutuhkan perjuangan.

Ketika sampai dilokasi air terjun, jujurlah bahwa Anda kagum dengan apa yang disajikan. Sembari beristirahat setelah perjalanan yang melelahkan, perlahan biarkan nuansa diri memasuki ketenangan. Nikmati saja udara yang semakin lama semakin dingin itu. Sesekali beranikan diri untuk menyentuhkan kaki atau tangan di aliran air di dasar air terjunnya. Andalah yang paling tahu cara mengungkapkan ketakjuban hingga memicu rasa syukur telah diberi kesempatan menikmati pesonanya. Cobalah untuk bertahan lebih lama dengan penuh rasa manja.

Sementara itu, semua selalu bergantung dengan tujuan kedatangan Anda. Boleh juga sebelum pergi ke air terjun, membayar sedikit lebih untuk menikmati apa yang tersaji di Bukit Bulu dan Batu Flower Garden (BFG). Tidak bisa dipungkiri, obyek wisata ini turut andil mempopulerkan keberadaan wanawisata Coban Rais. Disinilah tempat setiap pengunjung umumnya berbahagia melalui banyaknya spot foto berlatar belakang indahnya perbukitan. Spot-spot selfie populer termasuk panggung I Love U, Ayunan, Bukit Flower, Hammock, Gardu Pandang, Sepeda Gantung dan masih banyak lagi.

Coban Rais sangat mampu untuk membuat pengunjungnya tetap sibuk dalam wisata mereka. Beragam kegiatan luar ruangan dapat dilakukan disini. Bagi yang suka berkemah, bisa juga mendirikan tenda untuk menikmati semalam dua malam berada dalam selimut dingin pengunungan. Selain itu, ada juga aktivitas menarik, disini tersedia beragam wahana seperti Airsoft Gun, Paintball War Game, Off Road, Outbond dan lain sebagainya.

Ide yang sempurna jika Anda mengakhiri wisata dengan menikmati menu yang tersaji di Machete Cafe. Ada yang bilang kalau Machete akronim dari “Mangan, Nyemil dan Nyethe“. Adapun jika semangat wisata Anda masih berlebih, bisa juga berkunjung ke Coban Putri yang terletak 1 kilometer dari pintu masuk Coban Rais. Menariknya, untuk menuju ke air terjun berketinggian 20 meter ini bisa menggunakan sepeda motor hingga di depan air terjunnya. Air terjun ini terletak dilembah yang sering terlihat jadi latarbelakang Wisata Batu Flower Garden.

Dengan beragam opsi wisata di Coban Rais, banyak orang yang mengunjunginya, menikmati, mengabadikan keberadaan dengan latar belakang kemolekan perbukitan. Seperti halnya di Coban Rondo, hadirnya obyek wisata berkonsep alam di sekitaran Coban Rais memberi warna baru. Suasana disekitar menjadi lebih semarak dengan hiruk pikuk wisatawan yang ingin ber-selfie ria. Harapan penulis sebagai anak daerah, semoga Anda termasuk diantara mereka yang tidak melupakan air terjunnya. Selamat Berwisata!

Fasilitas di Air Terjun Coban Rais

Seiring berkembangnya potensi wanawisata Air Terjun Coban Rais, beragam fasilitas penunjang telah disediakan dan semakin ditingkatkan. Peningkatan fasilitas termasuk akses jalan yang kini telah dipaving dan ada jasa ojek bagi yang tidak ingin bersusah payah menuju lokasi wisata. Tentu saja, perbaikan akses jalan dan jasa ojek tidak sampai ke air terjunnya yang terletak cukup jauh dari pintu masuk. Jadi bagi para petualang, masih mungkin menikmati wisata dengan cara mereka.

Beberapa fasilitas penunjang termasuk lahan perkemahan, Airsoft Gun, Paintball War Game, Off Road, Outbond dan lain sebagainya. Untuk kebutuhan dasar, sudah tersedia banyak warung penjual makanan dan minuman, kamar mandi dan toilet, lahan parkir yang luas, tempat ibadah berupa mushola di sekitar area Bukit Bulu. Selain itu, ada Machete Cafe yang unik dan menarik yang lokasinya dikelilingi oleh hutan pinus. Di kafe ini juga ada fasilitas Free Wi-Fi dan taman bunga serta beberapa hammock.

Bagi yang ingin menginap, banyak tersedia penginapan atau home stay di desa yang menjadi lokasi wisata ini. Lagi pula, pintu masuk Coban Rais tergolong dekat dengan keramaian Kota Batu yang tentu memiliki banyak penginapan seperti hotel, villa, Home stay, Guest House dengan harga yang bervariasi. Lokasi cukup dekat dengan Obyek Wisata Batu Night Spectacular serta Jawa Timur Park II.

Harga Tiket Air Terjun Coban Rais

Seiring dengan penambahan dan peningkatan fasilitas di Coban Rais, pihak pengelola (perhutani) menaikan harga tiket masuk menjadi Rp 10.000, setelah sebelumnya naik bertahap mulai dari Rp 5.000 dan Rp 7.500. Tiket masuk yang dimaksud hanya untuk wisata Coban Rais dan belum termasuk tiket ke Batu Flower Garden (BFG) dan biaya lain. Berikut adalah daftar harga tiket secara lebih detail :

Tiket Masuk Wisata Rp 10.000
Parkir Sepeda Motor Rp 2.500
Mobil Rp 10.000
Jasa Ojek Rp 10.000
Tiket BFG : 2 spot gratis, Love & Ayunan (3x, 1 File) Rp 25.000
Spot Lain Hammock Garden Rp 15.000
Hammock Tower Rp 20.000
Flying Hammock Rp 20.000
Gowes Air Rp 20.000
Spider Hammock Rp 20.000
Gantole Rp 50.000
Setiap Tambahan 1 File Foto Rp 5.000
Membawa Kamera DSLR Rp 15.000
Membawa Action Camera Rp 10.000
Membawa Drone Camera Rp 75.000

Rute & Maps Air Terjun Coban Rais

Untuk sampai di pintu masuk wisata Air Terjun Coban Rais membutuhkan sekitar 30 menit dari Kota Batu. Dari pusat kota, lanjutkan perjalanan ke arah Studio Batu TV, melewati persimpangan Pasar Batu, melewati Jawa Timur Park II dan Batu Night Spectacular (BNS) hingga di Pertigaan Tugu Oro-Oro Dowo. Masuklah mengikuti petunjuk jalan yang ada, setidaknya 1 kilometer lagi untuk sampai ke Stasiun Batu TV yang berarti sudah dekat dengan pintu gerbang Coban Rais, berkisar 200 meter saja. Bisa juga menggunakan rute peta dibawah.

Dari pintu masuk, Bukit Bulu masih 1 kilometer lagi. Bisa berjalan kaki selama 30 menit atau menggunakan jasa ojek Rp 10.000. Di bukit terdapat semacam persimpangan, satu jalur menuju ke Coban Rais dan satunya lagi ke Batu Flower Garden. Perlu diketahui, bagi yang ingin langsung ke lokasi air terjun, pastikanlah untuk mempersiapkan energi lebih dan pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima. Dari sini perjalanan masih membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam.

Bersiaplah untuk bersahabat dengan medan yang lumayan ekstrim naik dan turun, menyusuri dan menyeberangi sungai, hingga memanjat bebatuan. Semangat berpetualang sangat diperlukan disini karena untuk menuju ke Coban Rais hanya dibekali beberapa papan penunjuk jalan sekadarnya. Memasuki hutan, melalui jalan setapak, mengitari bukit dan yang terpenting yakinkan diri untuk sanggup melaluinya. Jangan lupa, selain energi, persiapkan juga perbekalan makanan dan minuman yang mencukupi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *