• sumber : limakaki.com
  • sumber : ngetripmulu.com
  • sumber : www.travelmarbles.com
  • sumber : ksmtour.com
  • sumber : rosnahindarti.wordpress.com
  • sumber : wikimedia.org
  • sumber : bromotraveladventure.blogspot.com
  • sumber : roadsandkingdoms.com

Wisata di Gunung Bromo? Berikut Aktivitas Paling Menarik Dilakukan

posted in: Daftar Menarik, Jawa, Jawa Timur, Wisata | 0
Durasi baca : 8 menit

Wisata di Gunung Bromo, Jawa Timur. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) merupakan salah satu destinasi wisata Indonesia paling dituju oleh banyak orang. Jika Gunung Semeru adalah surga para pendaki, Gunung Bromo menawarkan keindahan alam yang pasti diminati. Sementara itu, Suku Tengger yang eksotik, baik sejarah, budaya, maupun kehidupan sehari-hari mereka, selalu membuat siapapun menjadi tertarik.

Wahai Pembaca! jadilah satu diantara mereka yang beruntung berada didalamnya. Meski barang sejenak menikmati, niscaya suatu hari ada rindu mengantar Anda datang kembali. Begitulah adanya, kawasan wisata Bromo dengan segala yang menjadi bagiannya memiliki banyak cara untuk membuat setiap pengunjung berbahagia. Komposisi alam yang tersaji benar-benar memicu decak kagum masyarakat dunia.

Wisata di Bromo memang selalu tersedia sepanjang tahun dan selalu punya banyak cara untuk menyibukkan liburan siapapun. Meskipun begitu, wisata di Gunung Bromo bisa dibuat menjadi lebih maksimal. Agar bisa mendekati ekspektasi liburan Anda, berikut adalah daftar aktivitas wisata di Gunung Bromo yang menarik dilakukan, termasuk berdasarkan spot dan waktu yang tepat untuk menikmatinya.

Aktivitas Wisata di Gunung Bromo

1. Berburu Spot Matahari terbit (Bromo Sunrise)

Bromo Sunrise
sumber : ksmtour.com

Spot wisata di Gunung Bromo yang paling digandrungi adalah tempat tertinggi. Kawasan Bromo yang bentuknya bertautan antara lembah, ngarai dan kaldera, menjadikannya memiliki banyak lokasi untuk melihat lanskap pemandangan secara lebih sempurna. Bromo Sunrise merupakan momen ketika gunung setinggi 2.329 mdpl ini benar-benar menunjukkan kecantikan panoramanya. Saking banyaknya wisatawan yang mengincar fenomena ini, Bromo Sunrise Tour menjadi paket wisata paling diminati.

Ada beberapa tempat wisata di Bromo yang menjadi lokasi terbaik melihat moleknya matahari terbit. Selain Puncak Penanjakan I yang terlanjur primadona, ada Puncak Penanjakan II yang pasti menawarkan sudut pandang yang berbeda. Selain itu, ada juga Bukit Mentigen yang juga masih termasuk wilayah Probolinggo. Jika ingin mencoba titik lain di Pasuruan, bisa ke Pos Dingklik dan Bukit Cinta. Pastikan saja berada di titik-titik tersebut sekitar 5 pagi di musim kemarau (April-Oktober).

2. Kagumi Kesejarahan Masyarakat Tengger

Kawah Bromo
sumber : wikimedia.org

Salah satu pesona wisata Gunung Bromo adalah masyarakat yang mendiami kaki gunungnya, yakni Suku Tengger. Satu dari sekian suku eksotik di Indonesia yang berbudi luhur di setiap aspek kehidupan mereka. Banyak sumber yang mengatakan bahwa istilah Tengger merupakan gabungan dari nama belakang nenek moyang mereka, Roro An-TENG dan Joko Se-GER. Lebih detail mengenai kesejarahan suku pribumi Bromo ini, baca artikel Sejarah Suku Tengger Bromo.

Jika sobat benar-benar tertarik mengenai hal ini, saat liburan ke Bromo, jangan lupa pergi ke Pura Luhur Poten yang berada di area lautan pasir Bromo. Di lautan pasir ini juga Anda bisa mencoba sensasi berkuda, sebelum melanjutkan menaiki tangga ke Kawah Bromo yang fenomenal. Kawah Gunung Bromo adalah pusat perhatian yang menyimpan sebuah legenda tentang pengorbanan Jaya Kusuma, putra tercinta Roro Anteng dan Joko Seger.

3. Meresapi Sisi Religiusitas Suku Tengger
Tradisi Kasada Tengger
sumber : roadsandkingdoms.com

Bagi masyarakat Tengger, Gunung Bromo adalah gunung suci sebagai tempat dilaksanakannya upacara hari raya mereka, Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara sesembahan ini jatuh pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama, sekitar tanggal 14 atau 15 bulan Kasodo (bulan kesepuluh penanggalan Jawa). Ritual Kasada terpusat di Pura Luhur Poten dan dilanjutkan ke puncak Bromo (Kawah Bromo).

Tahukah Anda? Upacara Yadnya Kasada telah tercatat sebagai bagian dari 100 agenda nasional unggulan Kementrian Pariwisata. Selain menjadi upacara paling spesial bagi Suku Tengger, Kasodo merupakan daya tarik Bromo yang telah mendunia. Setiap upacara ini digelar banyak wisatawan yang turut memeriahkannya, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Untuk tahun 2018, perayaan ini telah berlangsung akhir Juni yang lalu.

4. Takjub dengan Fenomena Bromo Milky Way

Bromo Milky Way
sumber : bromotraveladventure.blogspot.com

Bima Sakti (Milky Way) adalah fenomena langit yang sangat menakjubkan. Galaksi spiral yang besar dan indah ini menghiasi langit bersama taburan cahaya yang memanjakan mata. Milky Way menjadi sajian alam paling ditunggu-tunggu wisatawan Bromo. Semua orang memastikan diri berada ditempat paling tepat, disaat langit masih gelap, hingga matahari pagi perlahan terlihat. Sayang sekali, fenomena ini tidaklah terjadi setiap hari. Saat terbaik adalah datang di musim kemarau (sekitar April-September).

Biasanya, untuk mendapatkan milky way terbaik di Bromo, wisatawan banyak yang menuju lokasi yang tinggi. Lokasi yang dipilih sama halnya ketika mereka menikmati Bromo Sunrise di Penanjakan I & II, Bukit Mentigen atau di Bukit Cinta. Meskipun begitu, banyak juga yang berkerumun di lautan pasir. Mengenai hal ini, selalu bergantung pada selera astrophotography masing-masing, sementara milky way adalah fenomena yang sayang jika tidak diabadikan.

5. Bersatu dengan Kehijauan Alam Bromo

Bukit Teletubbies
sumber : rosnahindarti.wordpress.com

Kawasan wisata Bromo juga mencakup padang savana yang luas didominasi nuansa hijau, sejuk menenangkan. Jika dari arah Kawah Bromo, melalui Pasir Berbisik ke arah Malang temukanlah padang rumput yang benar-benar memanjakan mata. Disisi kirinya, dibatasi tebing curam yang eksotis dan elegan yang juga berbalut hijau tetumbuhan.

Adapun disisi kanannya, dibatasi perbukitan, salah satunya adalah Bukit Teletubbies yang namanya populer sebagai tempat wisata Bromo paling dituju untuk berselfie ria. Waktu terbaik berkunjung ke padang savana maupun ke Bukit Teletubbies adalah dimusim penghujan, ketika hijau alam benar-benar sempurna.

6. Menikmati Alunan Musik, Memanjakan Rasa
Jazz Gunung Bromo
sumber : ngetripmulu.com

Menikmati pemandangan kaldera Tengger memang menyenangkan, semakin terasa ketika sekujur tubuh terus menerus disapa sejuk udaranya, Masih belum cukup? pantau terus jadwal pagelaran musik bertaraf internasional, Jazz Gunung. Event musik yang digagas oleh Sigit Pramono, Butet Kartaredjasa dan Djaduk Ferianto ini menampilkan komposisi jazz bernuansa etnik. Digelar setiap tahunnya di daerah pegunungan.

Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2009 yang lalu, pagelaran musik jazz ini telah menjadi salah satu pionir berkembangnya festival musik di alam terbuka di Indonesia. Dengan beratapkan langit, berlatarbelakangkan alam yang molek, para musisi baik nasional maupun internasional beraksi memadukan indahnya musik jazz dengan alam pengunungan. Untuk tahun 2019, acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 26 dan 27 Juli, di Jiwa Jawa Resort Bromo, Sukapura, Probolinggo, Jawa Timur

7. Bersafari Ke Desa-Desa, Menyejukkan Mata

Cemoro Lawang
sumber : www.travelmarbles.com

Wisata di Gunung Bromo usahakanlah berdurasi panjang, agar sobat bisa secara maksimal menikmati setiap sudut kemolekan alam yang tersaji. Salah satu ide terbaik dan sayang untuk dilewatkan adalah menjelajah ke desa-desa. Mencoba lebih dekat berinteraksi dengan masyarakat Tengger untuk kemudian meresapi kearifan budaya mereka. Tentu, alam tetap memanjakan sekujur pandangan dengan komposisi perkebunan berlatarbelakang bukit-bukit di kejauhan.

Semua terserah Anda! bisa memulai dari Desa Ngadas yang masih termasuk wilayah Poncokusumo, Malang, atau ke Desa Ngadisari di wilayah Probolinggo, yang hingga saat ini terus dikembangkan sebagai desa wisata yang menakjubkan. Di wilayah Probolinggo, jangan lupakan Desa Cemoro Lawang yang eksotik. Berada diketinggian 2.200 mdpl, desa ini benar-benar asri memicu rasa nyaman, sementara sejauh mata memandang tetap termanjakan.

8. Melebar Hingga ke Negeri di Atas Awan (B29)

Puncak B29
sumber : limakaki.com

Sobat seorang petualang? Jika durasi liburan kali ini berlebih, sempatkanlah waktu untuk melebar hingga ke Puncak B29. Selamat datang di Negeri Atas Awan, salah satu spot terbaik untuk menikmati lanskap Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Puncak dengan ketinggian mencapai 2.900 mdpl ini berada di perbatasan Lumajang dan Probolinggo. Segeralah meluncur ke Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang dan nikmati sensasi seolah berada diatas awan.

Pastikan sampai di pagi buta pukul 05.15 menyambut sunrise untuk kemudian menyaksikan awan tumpah pukul 06.05 dan menikmati keindahan pemandangan Gunung Bromo. Lanjut ke Tri Padma Mandala, hingga tiba di Masjid Tertinggi di Pulau Jawa. Pukul 10.15 pastikan telah tiba di kemolekan Bukit Danyangan dan kembali takjub pada panorama di Pura Padma Tunggal. Sekitar jam 11.00, pastikan saja telah ada di Kampung Nirwana, sebuah tempat menikmati awan menyelimuti bumi. Bertahanlah hingga hari mulai senja, sunset disini benar-benar mempesona.

Aktivitas Wisata di Gunung Bromo

Rating pembaca, beri rating Anda?
Rata-rata : 4.5 (2 pembaca)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *