Coban Glotak, Malang – Air Terjun Indah Berseri di Lereng Gunung Kawi

Coban Glotak. Apabila dikatakan Malang Raya adalah surga bagi penggemar wisata alam, itu jelas tidak berlebihan. Pasalnya, Malang dianugerahi keindahan alam luar biasa yang seolah menjadi magnet dan menarik siapa saja untuk datang dan kembali merindukannya.

Jika di bagian selatan kaya akan pantai menawan, Malang juga kaya akan air terjun yang tersebar acak. Salah satunya adalah Coban Glotak, air terjun cantik yang berasal dari lereng Gunung Kawi. Tepatnya berada di desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Air yang terjun dari ketinggian sekitar 100 meter itu mendarat bersama dengan batu-batu kecil sehingga menimbulkan bunyi yang khas “glotak-glotak”. Kekhasan itu pula yang menjadi awal penamaannya. “Coban” mewakili air terjun, sementara “Glotak” berasal dari bunyi bebatuan yang jatuh.

Air Terjun Coban Glotak Malang
sumber : @haris_sikidang

Dikatakan bahwa Coban Glothak adalah tingkatan terendah dari 7 air terjun (ada yang mengatakan 9) yang ada di atasnya. Mengingat letaknya yang masih tersembunyi, memungkinkan keadaan alam di sekitarnya masih sangat alami.

Sudah pasti rimbunnya kehijauan yang paling mendominasi. Meski hanya seperti sebuah garis tebal, warna putih dari air terjun itu sangat menonjol terlebih ketika dilihat dari kejauhan. Seolah mengisyaratkan “akulah yang mereka cari untuk melampiaskan rasa ketakjuban“.

Selanjutnya adalah batu-batu dengan bentuk dan ukuran yang beraneka ragam. Mereka begitu dingin dalam kerasnya, sementara tetap setia membentengi dan mengarahkan ke mana air harus mengalir ke tujuan.

Sebuah keeksotikan komposisi alam yang pastinya memicu gairah estetik siapa saja. Di samping itu, sejuknya hawa pegunungan turut menghadirkan nuansa ketenangan yang diharapkan bisa membuat bahagia setiap yang datang.


Aktivitas Wisata di Coban Glotak

Berwisatalah, bahkan rasakan bahagia setidaknya semenjak sampai di perkampungan terakhir. Persiapkanlah petualangan penuh energi menyusuri jalan berbatu naik dan turun.

Jangan lupa, nikmatilah kesejukannya dan indah pemandangannya hingga tersadar telah sampai di loket masuk wanawisata ini. Sebagai obyek wisata alam yang masih tersembunyi, Coban Glotak memaksa siapa saja agar tidak manja ketika ingin menikmatinya.

Kembalilah berjalan sejauh 2 kilometer penuh rasa ketakjuban. Menyusuri jalan setapak sejalan aliran air sungai dari mata air coban ini. Lagi-lagi hayati kesejukan udaranya, nikmati suasana pegunungannya.

Coban Glotak Malang
sumber : @eliasusanti29

Hati-hati dengan medan longsor berbatas pagar kayu, juga ketika Anda terpaksa berpindah dari batu ke batu. Selanjutnya bersyukurlah telah diizinkan sampai di Coban Glothak nan molek dan bermanjalah penuh etika.

Setiap orang unik dalam menikmati air terjun ini. Selebihnya Andalah yang paling tahu cara terbaik untuk berbahagia. Sebagian traveler yang cenderung terpikat, ada juga yang bermalam dan mendirikan tenda.

Perlu diperhatikan, pastikan sudah meminta izin dari warga setempat dan jangan pernah berharap mendapatkan lahan layaknya bumi perkemahan. Nikmatilah keterbatasan di dingin dan gelapnya hutan. Masukilah sepi yang menenangkan.


Tiket & Fasilitas di Coban Glotak

Tentu, Anda tidak bisa berharap bahwa di wanawisata ini ada fasilitas. Beberapa warung penjual makanan dan minuman bisa didapati di sekitaran rumah warga serta ada juga di dekat loket masuk.

Lahan parkir umumnya hanya buka sampai menjelang senja. Namun apabila berniat bermalam, cobalah untuk menitipkan kendaraan di rumah warga. Seiring dengan minat pengunjung yang ingin datang, kini tidak jauh dari Coban Glothak juga telah ada fasilitas penunjang untuk menikmati pemandangan.

Fasilitas penunjang tersebut memungkinkan setiap pengunjung bisa sepuasnya untuk berselfie ria. Mengabadikan diri dengan latar belakang moleknya pemandangan air terjun yang tampak dari kejauhan.


Harga Tiket Masuk Coban Glothak : Setiap pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 4.000 (harga sewaktu-waktu bisa berubah bergantung pada kebijakan pihak pengelola).


Lokasi & Rute Coban Glothak

Air terjun ini bisa dibilang cukup dekat dengan pusat Kota Malang karena hanya berjarak kurang lebih 18 kilometer. Awalnya, lanjutkan perjalanan ke arah pabrik gula Kebon Agung.

Ikuti jalan besar kearah barat hingga sampai di pertigaan dan temukanlah papan petunjuk (belok ke kiri). Saat ini sudah banyak papan petunjuk yang mengarah ke Coban Glotak, ikuti saja hingga tiba di Desa Bedalisodo.

Akses jalan dari Bedalisodo ke lokasi air terjun di dominasi tanah liat, jalan setapak menanjak dan menurun. Dari desa tersebut, kurang lebih 4 kilometer untuk sampai ke objek wisata alam ini.


Coban Glothak di Mata Mereka

HEXAMATRICE
HEXAMATRICE
07:01 14 Jul 19

Jalan menuju destinasi sedikit sulit untuk dilalui terutamannya mobil. Lebih direkomendasikan untuk menggunakan sepeda motor. Setelah tiba di destinasi masih harus jalan sekitar 1.7 Km baru sampai di air terjunnya.

Ari Lucan
Ari Lucan
08:41 13 Jul 19

Termasuk air terjun yg bagus n alami, relatif mudah dijangkau dari kota Malang. Hanya sayangnya sekitar 2 - 3 km menuju loket jalannya masih berbatu perlu perbaikan. Sdg dr loket ke air terjunnya sendiri jalan kaki +/- skitar 1,5 Km. Tidak terlalu ekstrim, hanya utk yg mengajak anak kecil perlu perh

Muhammad Andika
Muhammad Andika
14:16 09 Jul 19

Sangat cocok untuk mencari ketenangan. Tidak terlalu jauh dari pusat kota malang. Jarak dari tempat parkir keair terjun sekitar 15-20menit. Terdapat tempat untuk cemilan dengan harga normal bukan harga tempat wisata.

Teguh Winari
Teguh Winari
04:40 03 Jul 19

Tempatnya keren, belum banyak pengunjung krn akses jalannya kurang bagus. Utk sampai ke air terjun harus jalan kaki sekitar 30 menit dari parkiran.

cantik cantika
cantik cantika
04:04 28 Jun 19

Tempak ini cocok buat yang suka petualangan, buat anak Pramuka yang mau melatih skill nya. Perjalanan menuju lokasi air terjun sekitar 1,7km dengan kondisi jalan setapak, lalu jalan berbatu terus menyusuri sungai. Sebenernya tidak recomen bawa anak kecil ya karena kondisi jalan yang extreme. Saya ba

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *