5 Punthuk di Borobudur Untuk Menikmati Panorama Alam Lebih Sempurna

Punthuk di Borobudur. Sebagai mahakarya indah yang dikagumi dunia, Candi Borobudur memiliki semua syarat untuk memanjakan sisi estetis semua orang. Selain arsikteturnya mengagumkan, alam di sekitarnya pun indah menawan.

Lokasi candi yang berada di kawasan perbukitan, memungkinkan banyak sudut pandang untuk menikmati keindahannya. Terutama saat matahari terbit. Pihak pengelola pun menyediakan tiket khusus untuk menikmati sunrise di Borobudur.

Hanya saja bagi sebagian orang, tiket sunrise Borobudur terlalu mahal, meski sudah termasuk sarapan, snack dan suvenir. Untuk wisatawan domestik, harga tiketnya Rp 350 ribu. Adapun untuk wisatawan mancanegara, Rp 475 ribu.

Sebagai alternatif, ada beberapa punthuk di Borobudur yang juga menawarkan keindahan sunrise Borobudur dan alam di sekitarnya. Punthuk adalah istilah lokal untuk menyebut gundukan tanah atau bukit. Berikut ini daftarnya.


Daftar 5 Punthuk di Borobudur


Punthuk Setumbu

Punthuk Setumbu
sumber : punthuksetumbu.com

Dari sejumlah punthuk di Borobudur, Punthuk Setumbu bisa dikatakan sebagai yang terpopuler. Spot terbaik menikmati sunrise di Borobudur, selain di spot utamanya di kawasan Hotel Manohara di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur.

Punthuk Setumbu yang disebut juga Borobudur Nirvana Sunrise, menawarkan lanskap pemandangan yang demikian elok. Khususnya, ketika kabut mulai terangkat seiring matahari beranjak naik dari balik gunung yang membentengi Magelang.

Berlatar Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, setiap mata di Punthuk Setumbu akan dimanjakan oleh megahnya Candi Borobudur yang berselimut lautan kabut. Jika ingin menikmatinya, Anda perlu tiba di puncaknya sebelum pukul 05.00 WIB.

Bukit setinggi 400 mdpl ini merupakan bagian dari Pegunungan Menoreh. Lokasinya tidak jauh dari Candi Borobudur. Secara administratif, Punthuk Setumbu berada di Dusun Kerahan, Karangrejo, Borobudur, Magelang. Tiketnya Rp 15.000.


Punthuk Purwosari

Punthuk di Borobudur Purwosari Hill
sumber: balkondesborobudur.com

Punthuk di Borobudur lain yang juga menawarkan keindahan matahari terbit adalah Punthuk Purwosari. Bukit yang dulunya bernama Bukit Cemuris Mas ini dikenal juga dengan nama Bukit Purwosari Borobudur atau Sunrise Purwosari Hills.

Datang dan jadilah satu di antara mereka yang beruntung. Menikmati sejuk pagi ketika sekujur pandangan hanya lanskap elok berseri. Putih kabut menyelimuti hijau, sebelum akhirnya gradasi warna alam menawarkan sentuhan kekuning-kuningan.

Waktu ideal pendakian adalah satu jam sebelum waktu matahari terbit. Atau, setidaknya pada waktu itu sudah sampai di area parkirnya. Sebelum mendaki, setiap pengunjung diharapkan mengisi buku tamu dan memberi sumbangan sukarela.

Punthuk ini bersebelahan dengan Punthuk Setumbu. Ada tiga cara untuk mencapainya. Melalui Punthuk Setumbu atau Gereja Ayam. Dan, yang terdekat adalah melalui pintu masuk utama di Dusun Wonotigo, Kembanglimus, Borobudur, Magelang.


Punthuk Kendil
Punthuk Kendil Gupakan Borobudur
sumber: @wisatausa

Pilihan punthuk di Borobudur selanjutnya adalah Punthuk Kendil. Bukit yang berada di Dusun Kamal, Giritengah, Borobudur, Magelang ini dikenal juga dengan nama Punthuk Gupakan. Pertimbangkan juga untuk mengunjunginya.

Meski tak setenar Bukit Punthuk Setumbu, pemandangan matahari terbit dari bukit ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Tetap dengan lautan kabut yang mendominasi, panorama Borobudur berlatarbelakang pegunungan demikian menawan.

Dalam ketinggiannya, terlihat siluet Gunung Merapi dan Gunung Merbabu di sisi timur. Begitu juga dengan Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro di sisi barat, seolah membentengi dan melengkapi pemandangan Magelang yang Gemilang.

Melalui pengelolaan secara mandiri oleh penduduk setempat, Punthuk Kendil secara bertahap diperlengkap. Di lokasinya kini telah tersedia gazebo bambu, gardu pandang dan toilet. Harga tiket masuknya murah, sekitar 3 ribu rupiah.


Punthuk Mongkrong

Punthuk Mongkrong Borobudur
sumber: @fazizan_anwar

Jika pagi menawarkan bagaskara yang menawan, senja hadir dengan jejak matahari terbenam yang mengagumkan. Di sekitar Candi Borobudur, ada Punthuk Mongkrong yang mencoba menawarkan kemolekan sunrise dan sunset di satu tempat.

Dengan ketinggian yang mencapai 624 mdpl, Punthuk Mongkrong menjadi yang tertinggi di antara punthuk di Borobudur lainnya. Lokasinya masih berada di satu desa dengan Punthuk Kendil, yakni di Desa Giritengah, Borobudur, Magelang.

Sebagai yang tertinggi, Bukit Punthuk Mongkrong menawarkan sudut pandang lain dengan citarasa estetis sedikit berbeda. Panorama alam dari sini senantiasa indah sepanjang waktu, baik ketika matahari terbit maupun matahari terbenam.

Yang perlu diperhatikan adalah perjuangan dan nyali lebih jika ingin mengabadikan diri. Sejumlah spot selfie tersedia di puncaknya yang sempit dan langsung dikelilingi oleh jurang. Tiket masuknya Rp 3 ribu, parkir motor Rp 2 ribu.


Punthuk Sukmojoyo

Sukmojoyo Hill Borobudur
sumber: @chris_cns18

Demi kepuasan kegembiraan diri, melakukan penjelajahan lebih adalah aktivitas yang musti dimaklumi. Mungkin sekaligus di satu waktu atau bisa juga di lain waktu. Semua orang bebas menentukan kadar gembiranya. Termasuk Anda!

Ini adalah Punthuk Sukmojoyo, salah satu varian punthuk di Borobudur. Jika berminat, sobat bisa menjadikannya satu paket perjalanan dengan Punthuk Mongkrong dan Punthuk Kendil. Lokasi ketiganya berada di satu desa, di Giritengah.

Atau, siapkan waktu khusus di lain hari agar bisa puas menikmati molek alam yang tersaji. Jika sebelumnya berkunjung ke Punthuk Mongkrong, dipercabangan jalan belok ke kanan untuk lanjut mendaki ke punthuk ini, Sukmojoyo Hill nama bekennya.

Perihal keindahan pemandangannya, semua punthuk menawarkan indah. Sebagai pembeda, Bukit Sukmojoyo memiliki varian lain untuk spot berswafoto. Ada gardu pohon, jembatan bambu, dinding hati dan bangunan seperti kapal. Tiketnya Rp 5.000.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *