Gamelan di Indonesia – Daftar 5 Ensambel Gamelan yang Ada di Indonesia

Gamelan di Indonesia. Berbicara mengenai kesenian asli Indonesia, keberadaan gamelan sangat menonjol dan mendunia. Bahkan oleh masyarakat internasional, musik gamelan dipelajari. Di Eropa, Australia, Amerika Serikat, Canada dan Jepang, gamelan tidak saja ditemukan di perwakilan RI dan universitas. Tidak sedikit grup swasta dan perorangan yang memiliki gamelan sendiri.

Gamelan merupakan himpunan alat musik khas Indonesia yang umumnya menonjolkan demung, saron, peking, gambang, kendang dan gong. Alat musik yang disebutkan terakhir, yakni gong, setidaknya sejak abad ke-18 juga dianggap sebagai sinonim dari gamelan. Istilah gamelan lebih merujuk pada instrumennya yang merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama.

Secara etimologi, gamelan berasal dari istilah dalam bahasa Jawa “Gamel” yang berarti memukul atau menabuh. Istilah tersebut kemudian diikuti akhiran -an yang menjadikannya kata benda. Sehingga gamelan bida dimaknai sebagai memukul atau menabuh benda-benda. Ensambel musik ini memang berasal dari Pulau Jawa. Seiring perkembangannya, terdapat beberapa jenis gamelan di Indonesia.

Artikel ini berisi macam-macam gamelan nusantara. Tidak mencakup semuanya, hanya ada lima gamelan Indonesia yang telah disertai penjelasan singkatnya. Kelima gamelan yang disajikan di sini, sebelumnya juga telah dituliskan penjelasan detailnya dalam artikel tersendiri. Jika berminat, Anda bisa membacanya melalui tautan yang tersedia di masing-masing gamelan.


Daftar 5 Macam Gamelan di Indonesia


Gamelan Jawa

Gamelan Jawa
sumber : pandoe.rumahseni2.net

Gamelan Jawa mewakili sejarah awal musik gamelan di Indonesia. Suaranya khas terutama melalui alunan musik yang lebih lembut, seperti sengaja menghadirkan suasana ketenangan jiwa. Hal ini tidak terlepas dari pandangan hidup masyarakat Jawa pada umumnya yang cenderung menghindari ekspresi tempramental demi memelihara keselarasan hidup baik jasmani maupun rohani.

Wujud paling kentara pada instrumen Gamelan Jawa adalah tarikan rebab yang sedang, paduan keseimbangan bunyi kenong, saron, kendhang dan gambang serta suara gong pada setiap penutup irama. Komposisi musiknya diciptakan dengan sejumlah aturan, terdiri dari beberapa putaran dan pethet serta dibatasi oleh satu gong-an dan melodi, selain diciptakan dalam unit yang terdiri dari 4 nada.


Gamelan Sunda

Gamelan Degung Sunda Jawa Barat
sumber : youtu.be/Em51PWENc5k

Di Tanah Pasundan, setidaknya pernah ada dan terus berkembang beberapa jenis gamelan termasuk Salendro, Pelog dan Degung. Dalam banyak hal, Gamelan Degung lebih menonjol mewakili ciri khas dan merupakan hasil kreativitas masyarakat Sunda. Selain sebagai nama dari perangkat gamelan, Degung juga merupakan nama laras bagian dari laras selendro.

Gamelan Degung lebih menghadirkan alunan musik yang mendayu-ndayu, yang seiring perkembangannya keberadaan kendang dan suling cukup kental mewakili kekhasan warna musiknya. Masyarakat Sunda dengan latar belakang kerajaan yang terletak di hulu sungai, memiliki pengaruh tersendiri terhadap kesenian degung. Lagu-lagunya banyak diwarnai kondisi sungai.


Gamelan Bali
Musik Gamelan Bali
sumber : metrobali.com

Gamelan Bali demikian melekat dan senantiasa mengiringi ragam kesenian di Bali, terutama tari Bali. Gamelan ini sangat khas melalui bunyinya yang meledak-ledak, berkecepatan tinggi, serta memiliki bagian-bagian gending yang lebih dinamis. Ritme musik cepat terutama dimotori oleh alat musik berbunyi nyaring bentuknya seperti cymbal berukuran kecil yang disebut ceng-ceng.

Keunikan lainnya adalah sistem pelarasan yang sangat tepat yang disebut ombak “dengung akustik”. Aturan getaran ini, khususnya dalam gamelan perunggu menghasilkan dentingan yang khas. Ini juga termasuk gema-getaran gong bersama alat lain berbilah perunggu yang datar yang ditahan oleh penguat suara bambu, sehingga secara umum mampu menghasilkan nada hingga 4-5 oktaf.


Gamelan Lombok

Gamelan Sasak - Gamelan Lombok
sumber : lombokbaratkab.go.id

Gamelan Lombok atau sering disebut juga Gamelan Sasak adalah varian gamelan di Indonesia yang hidup dan berkembang dalam budaya Suku Sasak di Pulau Lombok, NTB. Ensambel gamelan ini memiliki fungsi yang dinamis. Biasa digunakan untuk meramaikan acara kenduri, merarik (kawin) dan sunatan. Selain itu juga sering mengiringi Tari Presean dan pagelaran Wayang Sasak.


Gamelan Banjar

Gamelan Banjar
sumber : @himasetabjm

Gamelan Banjar merupakan gamelan suku Banjar di Kalimantan Selatan. Gamelan ini unik karena suara yang dihasilkan mirip dengan Angklung Caruk Banyuwangi. Sistem pelarasannya adalah pentatonis, namun mendekati laras selendro Bali (salonding). Padahal, Gamelan Salonding Bali merupakan perangkat gamelan dengan pelarasan pelog tujuh nada yang menggunakan sistem saih (mirip sistem pathet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *