Kuliner Khas Bengkulu – 12 Makanan & Jajanan Tradisional Khas Bengkulu

Berwisata ke Bengkulu adalah ide bagus. Anda akan menemukan banyak tempat bersejarah di Bumi Rafflesia tersebut. Atau jika suka berwisata alam, beragam Pantai Indah di Bengkulu telah siap mengajak Anda berpetualang. Yang pasti jangan lupa, aneka kuliner khas Bengkulu juga siap memanjakan lidah siapa saja.

Kawasan Anggut Atas merupakan spot populer untuk berburu oleh-oleh khas Bengkulu. Selain Batik Besurek, kain tenun, dan beraneka kerajinan tangan, sentra oleh-oleh tersebut juga banyak menyediakan makanan khas Bengkulu. Apa saja nama kuliner tradisional khas Bengkulu? berikut 10 makanan yang wajib Anda coba.

Ragam Kuliner Tradisional Khas Bengkulu


Kue Tradisional Bay Tat

Kue Bay Tat Bengkulu
credit: @info_rafflesia

Bay Tat merupakan nama dari kue tradisional khas Bengkulu, salah satu oleh-oleh paling populer dan menjadi favorit masyarakat. Perihal namanya “Bay” berarti induk dan “tat” merupakan ejaan lokal untuk “tart”. Jadi, ini adalah kue tartnya orang Bengkulu. Bentuk kue Bay Tat ada yang bundar dan ada yang persegi.

Dalam bentuknya yang pipih agak tebal, kue Bay Tat memiliki tekstur lembut dengan citarasa gurih, manis dan asam. Selai nanas dan aroma kelapa yang begitu kuat menjadi ciri khasnya. Karena ada yang berbentuk bundar, banyak orang menyebut kue yang dulunya makanan para bangsawan ini “pizza-nya orang Bengkulu”.

Lempuk Durian Bengkulu

Sebagai salah satu daerah penghasil durian di Indonesia, Bengkulu juga memiliki jajanan hasil olahan buah khas Asia Tenggara tersebut. Lempuk Durian namanya. Lempuk Durian merupakan sejenis dodol dari daging buah durian. Teksturnya padat, namun kenyal dan manis dengan dominasi rasa dan aroma durian yang khas.

Seperti halnya Bay Tat, Lempuk Durian Bengkulu juga merupakan jajanan populer dan paling diminati. Tentu, hanya bagi mereka yang memang menyukai durian, karena tidak semua orang menyukai buah tersebut. Untuk mendapatkannya pun sangat mudah, terutama jika Anda berkunjung ke kawasan Anggut Atas, Kota Bengkulu.

Pendap Khas Bengkulu

Pendap Kuliner Bengkulu
credit: @wonderfullbengkulu

Makanan tradisional Bengkulu yang juga wajib Anda cicipi adalah pendap. Berupa olahan ikan dengan bumbu khusus dan kelapa parut yang dimasak dalam bungkusan daun talas. Proses masaknya lama, hingga 8 jam untuk memastikan ikan benar-benar masak, bumbu meresap dan daun talas tak lagi menyebabkan gatal.

Pendap sangat cocok sebagai lauk makan nasi karena rasanya yang gurih dan pedas. Pada masa lalu, makanan ini menjadi salah satu sajian dalam upacara adat. Untuk saat ini, pendap merupakan salah satu lauk favorit dalam sesi makan keluarga. Juga, sebagai salah satu oleh-oleh khas Bengkulu yang sangat populer.

Kuliner Gulai Pisang

Kuliner khas Bengkulu selanjutnya adalah Gulai Pisang. Unik, karena olahan buah pisang umumnya lebih banyak berupa makanan manis atau keripik. Masyarakat Bengkulu yang kreatif memungkinkan buah ini diolah menjadi gulai. Bahkan ini bukan makanan baru, tapi kuliner berusia tua sebagai peninggalan nenek moyang.

Sayangnya, untuk saat ini Gulai Pisang Bengkulu tergolong makanan langka karena masyarakat sudah jarang yang memasaknya. Meski demikian, bukan berarti tidak ada sama sekali. Jika ingin mencicipinya, Anda bisa mengunjungi Rumah Makan Bunga, di Jalan Ratu Agung Nomor 4, RT/RW 04/09, penurunan, Kota Bengkulu.

Kuliner Gulai Kemba’ang

Gulai Kembaang Masakan Bengkulu
credit: commons.wikimedia.org

Berkunjung ke Bengkulu, pastikan juga mencicipi lezatnya Gulai Kemba’ang. Gulai iga sapi dengan perpaduan bumbu rempah pilihan dan kuah santan. Pengaruh kunyit menjadikan kuahnya berwarna kuning yang khas. Tekstur daging iga-nya lembut, secara keseluruhan rasanya gurih, lezat dan pastinya menggugah selera.

Gulai Kemba’ang ini juga merupakan kuliner favorit masyarakat Bengkulu sebagai teman makan nasi. Sering kali makanan ini menjadi menu spesial pada waktu atau acara spesial, misalnya pada bulan Ramadhan dan Lebaran. Jika ingin menikmatinya, banyak warung-warung tradisional Bengkulu yang juga menyediakannya.

Lepek Binti Bengkulu

Lepek Binti adalah jenis kue basah tradisional. Sekilas bentuknya mirip Kue Nagasari karena sama-sama dibungkus daun pisang, namun bahan pembuatan dan rasanya berbeda. Bahannya adalah tepung ketan, garam dan santan. Untuk isiannya adalah daging giling berbumbu khusus dengan tambahan lengkuas dan daun salam.

Makanan Bagar Hiu

Kuliner Bagar Hiu Bengkulu
credit: @icipiniki

Bagar Hiu termasuk kuliner Bengkulu yang langka. Sulit mendapatkannya, kecuali pada hari-hari tertentu, Ramadhan misalnya. Seperti namanya, Bagar Hiu adalah lauk berbahan daging ikan hiu. Ada yang mengatakan, Bagar Hiu merupakan salah satu makanan kesukaan Bung Karno ketika beliau diasingkan Belanda ke Bengkulu.

Yang membuat makanan ini langka, selain karena harga daging hiu yang relatif mahal, butuh keahlian khusus untuk memasaknya. Bagar Hiu termasuk dalam kategori gulai yang bentuknya mirip rendang khas Padang. Sebagai pembeda, jika kuah rendang Padang berbahan santan, Bagar Hiu menggunakan kelapa yang disangrai.

Lemang Tapai Bengkulu

Tradisi Malamang Sumatera Barat
credit : kaba12.co.id

Jika orang Minangkabau memiliki Malamang, yakni tradisi memasak lemang, orang Bengkulu juga punya tradisi serupa, yakni “Lemang Tapaian“. Lemang Tapai sebenarnya merujuk pada dua jenis makanan berbeda, yakni lemang dan tapai. Namun, kedua makanan ini sudah mentradisi dinikmati secara bersama-sama.

Bahan lemang adalah beras ketan, santan dan garam yang dimasak dalam bambu berlapis daun pisang lalu dibakar berjejer dengan bara api. Sedangkan Tapai adalah campuran beras ketan hitam dan putih yang diaron dan dikukus. Tidak hanya itu, tapai juga akan melalui proses fermentasi selama 2 hari 2 malam.

Lema Khas Bengkulu

Lema Khas Bengkulu
credit: Relly Komaruzaman, CC BY-SA 4.0

Kuliner tradisional khas Bengkulu juga termasuk Lema yang merupakan makanan tradisional dari suku Rejang. Lema terdiri dari cincangan rebung yang bercampur ikan mujair dan sepat. Adonan tersebut selanjutnya akan melalui proses fermentasi kurang lebih tiga hari sebelum siap masak dan menjadi lauk saat makan nasi.

Meski Lema menghasilkan aroma kurang sedap, namun banyak yang menyukainya. Aroma dan cita rasanya unik, selera khas Sumatra dengan rasa asam dan pedas. Memasak Lema umumnya bersama santan dan ikan. Karena sesuai dengan selera orang Jepang, Lema juga menjadi komoditas ekspor ke negera tersebut.

Perut Punai Khas Bengkulu

Makanan tradisional Bengkulu yang terakhir dalam daftar ini adalah Kue Perut Punai. Namanya merujuk pada bentuknya yang seperti perut burung Punai. Mirip Perut Ayam khas Jawa, namun lebih kecil. Rasa kue ini lezat dengan dua varian, yakni rasa manis berbalut gula aren dan rasa asin yang gurih dari adonan tepung.

Kue Perut Punai merupakan jenis kue kering dari tepung beras, salah satu jajanan kesukaan masyarakat Bengkulu. Sama halnya dengan kue Bay Tat dan Lempuk Durian, kue ini juga menjadi oleh-oleh khas Bengkulu yang populer. Sangat mudah mendapatkannya. Nikmati kue ini enaknya bersama segelas kopi atau teh hangat.


Jadi, tentukan makanan mana yang akan masuk dalam daftar buruan sobat. Semuanya? ide yang bagus dan perlu sedikit usaha, khususnya jika ingin mencicipi kuliner yang tergolong langka. Baca juga Rekomendasi Tempat Wisata Bengkulu. Apabila membutuhkan penginapan atau hotel, lihat daftarnya melalui tombol berikut:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *