Objek Wisata di Palembang – 10 Tempat Wisata Yang Mesti Anda Kunjungi

Kepada Anda, Palembang menjanjikan kegembiraan wisata sejarah dan budaya. Ini adalah kota tertua di Indonesia, bekas ibu kota kerajaan bahari Buddha terbesar di Asia Tenggara, Kerajaan Sriwijaya. Beragam objek wisata di Palembang akan mengajak siapa saja untuk menjelajahi masa lalunya, dari masa ke masa.

Selamat datang di “Bumi Sriwijaya“, selamat datang juga di “Venice of the East“. Banyak hal yang bisa Anda dapatkan dengan cara menyenangkan di Palembang, ibu kota Sumatera Selatan yang multi-budaya dan sebagai kota terbesar kedua di Sumatra. Berikut 10 tempat wisata di Palembang yang menunggu Anda datang.

Rekomendasi Objek Wisata di Palembang


Masjid Agung Palembang

Wisata Masjid Agung di Palembang
credit: flickr.com/febriansyah

Menempati kompleks seluas 15.400 meter persegi, masjid terbesar di Palembang ini indah memadukan 3 arsitektur, Indonesia, China dan Eropa. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo nama aslinya, merujuk pada nama sultan yang membangunnya. Dibangun pada tahun 1738 M dan merupakan salah satu masjid tertua di Nusantara.

Sebagai peninggalan sultan, masjid ini telah dimasukkan dalam daftar masjid nasional. Menyusul kemudian, menjadi salah satu bangunan cagar budaya di Palembang. Selain sebagai tempat ibadah, ini adalah tempat yang wajib dikunjungi. Nikmati apa yang ada dan kagumi arsitekturnya. Lokasinya di pusat kota, dekat semua hal yang ditawarkan kota Palembang.

Peta LokasiJl. Jend. Sudirman, 19 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket Masuk

Jembatan Ampera Sungai Musi

Jembatan Ampera Sungai Musi
credit: flickr.com/dimas wahyu

Kota Palembang terbelah menjadi dua, Seberang Ulu dan Seberang Ilir. Sungai Musi sepanjang 750 KM dan merupakan yang terpanjang di Pulau Sumatera yang memisahkannya. Namun, sejak tahun 1965 Jembatan Ampera (Amanat Penderitaan Rakyat) menyatukan keduanya. “Jembatan Soekarno” nama awalnya sebagai bentuk penghargaan kepada Presiden RI kala itu.

Wisata ke Palembang tidak pernah lengkap tanpa mengunjungi Jembatan Ampera yang merupakan ikon kota Palembang. Lanskap pemandangan malam harinya sangat indah, berbagai spot terkenal di Palembang pun berada di sekitarnya. Sungai Musi yang disebut juga “Batanghari Sembilan” sendiri telah memberi kebermanfaatan sejak zaman Kerajaan Sriwijaya.

Peta LokasiKota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket Masuk

Wisata Religi Al-Qur’an Al-Akbar

Wisata Religi Al-Qur'an Al-Akbar di Palembang
credit: The Bangsawan

Terutama di akhir pekan, lebih-lebih di musim liburan, inilah tempat wisata di kota Palembang, salah satu yang paling digandrungi wisatawan. Bayt Al Quran Al Akbar atau sering disebut Al Quran Raksasa merupakan 30 juz ayat suci Al-Quran yang dipahat di lembar kayu. Diukir khas Palembang dengan menghabiskan sekitar 40 meter kubik kayu tembesu.

Merujuk pada media, Al Quran Al Akbar di Palembang merupakan yang pertama dan terbesar di dunia. Diukir indah dengan huruf arab timbul warna kuning di kayu yang berwarna dasar cokelat. Dikerjakan selama 7 tahunan. Dan, sebelum resmi dipublikasikan pada awal 2012, dipamerkan dulu di Masjid Agung Palembang selama tiga tahun untuk dikoreksi umat.

Peta LokasiPondok Pesantren Al Ihsaniya, Gandus, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket MasukRp20.000 (dewasa)/Rp15.000 (anak-anak)

Benteng Kuto Besak Palembang

Benteng Kuto Besak - Objek Wisata Sejarah di Palembang
credit: flickr.com/baka_neko_baka

Dibangun selama kurang lebih 17 tahun sejak tahun 1980, Kuto Besak merupakan pusat Kesultanan Palembang. Sultan Mahmud Badaruddin I, sultan Kesultanan Palembang keempat yang memprakarsainya. Namun, pembangunannya direalisasikan oleh sultan keenam, Sultan Muhammad Bahauddin. Kuto Besak adalah keraton baru pengganti Keraton Kuto Lamo.

Benteng Kuto Besak berada di tepi dan menghadap Sungai Musi dekat Jembatan Ampera. Saat ini, selain ditempati Kodam Sriwijaya, kawasannya juga merupakan tempat hiburan terbuka yang menawarkan pesona Musi. Plaza Benteng Kuto Besak dan spot populer, Tugu Ikan Belido, berada di sekitarnya. Kunjungi destinasi favorit ini dan nikmati kemeriahannya.

Peta LokasiJl. Sultan Mahmud Badarudin, 19 Ilir, Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket Masuk

Wisata Pagoda di Pulau Kemaro

Pagoda Pulau Kemaro Palembang
credit: Jfkjaya

Pulau Kemaro merupakan delta kecil di Sungai Musi. Sekira 6 km dari Jembatan Ampera atau agak ke timur dari pusat kota. Kemaro artinya kemarau. Dinamakan seperti itu karena tidak pernah tenggelam, meskipun sungai Musi sedang pasang. Pulau ini telah ada sejak zaman Sriwijaya dan dikaitkan dengan kisah putri Kerajaan Sriwijaya dan putra Kerajaan Tiongkok.

Pulau Kemaro banyak dikunjungi karena unik menghadirkan suasana kota Cina. Daya tariknya adalah pagoda berlantai 9 setinggi 45 meter dengan masing-masing tingkatnya 5 meter. Di sini juga ada Klenteng Kwan Im, makam Tan Bun An (Pangeran Tiongkok) dan Siti Fatimah (putri Sriwijaya). Ada juga Pohon Cinta yang melambangkan cinta dua bangsa dan dua budaya.

Peta LokasiPulau Kemaro, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket MasukPenyeberangan Rp30.000 (getek)/Rp300.000 (speedboat/6 orang)

Museum Balaputra Dewa Palembang

Wisata Museum Balaputradewa Palembang
credit: Khifzhon

Karena sejarah Sumatera Selatan yang panjang, Palembang sebagai ibu kotanya menyimpan banyak benda bersejarah. Tempat ideal untuk melihat benda-benda peninggalan sejarah tersebut adalah di Museum Balaputra Dewa. Di areanya yang mencapai 23.565 m2 dengan tiga ruang pamer utama, tersimpan 10 jenis koleksi yang mencakup 3.882 item.

Di sini, pengunjung akan disajikan berbagai koleksi mulai dari zaman pra-sejarah, zaman Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang, hingga zaman penjajahan Belanda. Beberapa koleksi yang menjadi kebanggaan adalah kain songket Naga Besaung sepanjang 6 meter dengan lebar 25 cm. Juga, rumah limas dan rumah ulu yang ditempatkan di halaman belakang.

Peta LokasiJl. Srijaya No.I, Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket MasukRp2.000 (dewasa)/Rp1.000 (anak-anak)

Taman Wisata Alam Punti Kayu

Taman Hutan Punti Kayu Palembang
credit: flickr.com/baka_neko_baka

Tidak jauh dari Museum Balaputra Dewa, lanjutkan keceriaan Anda di Taman Wisata Alam (TWA) Punti Kayu. Ini merupakan hutan kota yang diklaim sebagai yang terbesar di dunia, setelah hutan kota di Islandia. Dengan luas mencapai 50 hektar, TWA Punti Kayu hadir sebagai hutan wisata dan rekreasi keluarga yang menawarkan beragam atraksi dan wahana.

Terdapat 4 wilayah di sini, yakni perkemahan, hutan lindung, danau dan rawa. Plus, area rekreasi yang ramah anak-anak. Beberapa wahana dan atraksi populer di antaranya outbound, jembatan gantung dan replika keajaiban dunia, waterboom, koleksi satwa, farm zone dan lain sebagainya. Fasilitasnya lengkap, di akhir pekan sering juga digelar acara hiburan.

Peta LokasiJl. Kol. Burlian, Karya Baru, Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket MasukRp10.000-12.000 (dewasa)/Rp5.000 (anak-anak)/Rp5.000-10.000 (parkir). Detail

Taman Purbakala Bukit Siguntang

Wisata Bukit Siguntang di Palembang
credit: Gunawan Kartapranata

Sejak abad 14-17, Bukit Siguntang merupakan kawasan sakral yang penuh kharisma. Tempat para tokoh keturunan Kerajaan Sriwijaya dimakamkan. Bagi pecinta wisata sejarah, traveling ke Palembang wajib mengunjunginya. Dalam wujudnya, Bukit Siguntang merupakan bukit kecil seluas kurang dari 13 hektar pada ketinggian sekitar 27 meter di atas pemukaan laut.

Karena berbagai benda purbakala ditemukan areanya, bukit ini menjadi Taman Purbakala untuk menjaga artefak-artefak yang masih belum terungkap. Dalam sejarahnya, sejak abad ke-7 bukit ini telah menjadi tempat ibadah penganut Buddha. Terdapat arca Buddha setinggi 2,77 meter di sini. Masih banyak yang bisa dipelajari, termasuk perihal Laksamana Cheng Ho.

Peta LokasiJl. Srijaya Negara, Kel. Bukit Lama, Kec. Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket Masuk

Objek Wisata Kampung Kapitan

Objek Wisata Kampung Kapitan di Palembang
credit: flickr.com/baka_neko_baka

Objek wisata di Palembang yang juga wajib dikunjungi adalah Kampung Kapitan. Masih berhubungan dengan kesejarahan di Palembang, khususnya sejarah masyarakat Tionghoa. Di kampung yang didirikan tahun 1644 inilah tempat tinggal pertama kali mereka pada masa Belanda. Disebut Kampung Kapitan karena di areanya terdapat tiga rumah perwira.

Kampung Kapitan yang disebut juga daerah tuju ulu ini merupakan kawasan cagar budaya. Fokusnya terdapat pada dua rumah tua, karena rumah yang ketiga sudah hancur. Rumah tua yang masih ada dijadikan tempat ibadag etnis Tionghoa dan tempat menyimpan potret sejarah para kapiten. Selain juga masih ditinggali oleh para keturunan kapiten tersebut.

Peta LokasiJl. KH. Azhari, 7 Ulu, Kec. Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket Masuk

Sentra Songket Tanggo Buntung

Sentra Songket Tanggo Buntung
credit: southsumatratourism.com

Berkunjung ke Palembang kurang lengkap jika tidak membawa oleh-oleh khasnya. Selain wajib mencicipi kuliner khas Palembang, kunjungilah Sentra Songket Tanggo Buntung. Sejak abad ke-18, sentra kerajinan ini sudah ada. Secara turun-temurun ilmu menenun diwariskan, oleh karenanya beberapa galeri songket di sini umumnya masih memiliki hubungan keluarga.

Galeri-galeri di Sentra Songket Tanggo Buntung tidak saja menyediakan kain songket dengan beragam motif. Lebih dari itu, banyak juga yang menyediakan jumputan, batik Palembang, cinderamata khas Palembang dan kerajinan lainnya. Sementara itu, jika ingin benar-benar melihat pusat perajin songket terbesar, salah satunya Anda bisa pergi ke Kabupaten Ogan Ilir.

Peta LokasiJl. Ki Rangga Wirasentika, Jl. Ki Gede Ing Suro, Kel. 30 ilir, Ilir Barat II, Palembang, Sumatera Selatan. Peta
Tiket Masuk

Penginapan/Hotel di Palembang

Bagaimana? dari 10 objek wisata di Palembang dalam daftar di atas, tempat mana saja yang masuk dalam daftar utama kunjungan Anda? Atau, ingin mengunjungi semuanya? butuh durasi wisata yang panjang untuk merealisasikannya. Pasti membutuhkan tempat menginap juga di sana. Lihat daftar hotel murah dan terbaik di Kota Palembang, melalui tombol berikut ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *