Sruntul (Srunthul) – Salah Satu Jenis Dramatari Tradisional di Jawa Tengah

Sruntul (Srunthul) merupakan nama dari salah satu seni pertunjukan tradisional Jawa. Kesenian ini berupa dramatari yang berasal dari Jawa Tengah. Drama Tari Sruntul biasanya melibatkan kurang lebih 18 pemain yang meliputi 2 orang sebagai waranggana, 6 orang pemusik dan selebihnya adalah pemain.

Lakon dalam kesenian ini tidaklah terlepas dari cerita hidup sehari-hari yang dialami masyarakat pendukungnya, terkadang juga membawakan cerita-cerita rakyat. Sebagai sebuah kesenian yang lahir di tengah-tengah masyarakat pedesaan, Srunthul dan segala bagiannya tersaji dalam bentuk yang sederhana.

Semuanya serba sederhana, termasuk tata busana pemainnya, arena atau panggung serta peralatan pendukungnya pun sangat sederhana. Kesenian tradisional ini tampil dengan iringan musik dari seperangkat Gamelan Jawa, yang biasanya terdiri dari kendang, gong, demung, saron, Angklung dan terbang.

Meskipun terkesan sederhana, kesenian Sruntul cukup menghadirkan suasana yang meriah bagi masyarakat desa. Mula-mula, terdengar bunyi-bunyian dari alat musik pengiring yang kemudian berlanjut dengan hadirnya pertunjukan tarian tradisional. Setelah itu, barulah pertunjukan dramatari Srunthul.

Srunthul merupakan seni pertunjukan yang bersifat hiburan. Terselenggara ketika terdapat salah satu warga yang mempunyai hajatan, baik itu Selamatan atau syukuran, khitanan atau mantu (Pernikahan). Kesenian ini biasanya tampil ketika malam hari di sebuah panggung yang telah tersedia sebelumnya.

Pada awalnya, pertunjukan seni tradisi ini hanya menggunakan penerangan sederhana berupa obor. Seiring perkembangannya, perlahan obor pun berganti lampu petromak. Untuk saat ini, ketika listrik telah menjangkau desa-desa, untuk penerangan pun sudah banyak yang menggunakan listrik atau diesel.


Demikian, sekilas tentang dramatari tradisional Srunthul dari Jawa Tengah. Kesenian masyarakat Jawa Tengah sangatlah banyak jumlahnya. Sebagian tetap lestari dan masih bisa kita nikmati hingga sekarang. Untuk mengetahui keragaman seni tradisi Jawa Tengah, baca juga Tarian Daerah Jawa Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *