Festival Bakar Tongkang 2019 – Sarat Nuansa Sejarah & Senantiasa Meriah

Festival Bakar Tongkang 2019. Masyarakat Kota Bagansiapiapi di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau akan mengingat kembali sejarah awalnya. Mereka mengingatnya dengan menggelar ritual Bakar Tongkang yang senantiasa meriah di setiap tahunnya.

Bakar Tongkang merupakan tradisi kuno untuk mengenang perjuangan para imigran Tiongkok yang meninggalkan tanah air untuk menetap di Riau. Di wilayah yang kini dikenal sebagai Bagansiapiapi. Tradisi ini, salah satunya dimaksudkan sebagai simbol berakhirnya pelayaran mereka.

Pada tahun 2019 ini, even tahunan yang masuk dalam Daftar 100 Calendar of Events 2019 Kementerian Pariwisata tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 17 – 19 Juni 2019. Setiap tahunnya even ini mampu menyedot kunjungan wisatawan dari berbagai negara.

Gaunghnya yang luar biasa membuat kunjungan wisata selalu meningkat. Tahun lalu event ini menarik wisatawan hingga 69 ribu orang. 29 ribu di antaranya adalah wisatawan mancanegara. Tahun ini jumlah tersebut diperkirakan meningkat hingga lebih dari 70 ribu.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan, Festival Bakar Tongkang selalu digelar secara meriah dan totalitas. Replika kapal dapat berukuran hingga 8,5 meter, lebar 1,7 meter dan berat mencapai 400 kg. Kapal akan disimpan selama satu malam di Kuil Eng Hok King, diberkati, dan kemudian dibawa dalam prosesi melalui kota ke situs di mana akan dibakar.

 

“Prosesi Tongkang juga melibatkan atraksi Tan Ki. Sejumlah orang menunjukkan kemampuan fisik mereka dengan menusuk diri dengan pisau atau tombak tajam. Namun, aksi tersebut tidak melukai meskipun senjata yang digunakan tajam. Aksi ini agak mirip dengan tradisi Tatung di Singkawang, Kalimantan Barat,” kata Menteri Terbaik Asia Pasifik ini.


Festival Bakar Tongkang 2019

Lokasi Kota Bagansiapiapi, Provinsi Riau
Tanggal Mulai 17 Juni 2019
Tanggal Akhir 19 Juni 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *