• sumber : balitopholiday.com

Hutan Monyet Ubud, Bali – Hutan Sakral, Rumah bagi Ratusan Kera

posted in: Bali, Wisata | 0

Hutan Monyet Ubud (Mandala Wisata Wenara Wana). Ubud adalah salah satu pesona Bali yang merona, terlebih dikalangan wisatawan dunia. Pesatnya perkembangan seni dan budaya yang dipadukan dengan alam yang sangat indah, menjadikan kawasan yang terletak di Kabupaten Gianyar ini selalu layak dikunjungi. Monkey Forest atau Hutan Kera Wanara Wana adalah satu diantara sudut yang mendefinisikan kemolekan kawasan Ubud. Lokasi tepatnya berada di wilayah desa adat Padangtegal, Ubud, Gianyar, Pulau Bali.

Hutan Monyet Ubud adalah hutan sakral yang menjadi rumah bagi ratusan monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). Kawanan monyet tersebut telah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan terbagi menjadi 4-6 kelompok yang menempati wilayah berbeda. Tempat cagar alam ini memiliki luas kira-kira sekitar 12,5 hektar. Sebuah hutan kecil nan rimbun menghijau dengan koleksi setidaknya 115 spesies pohon yang berbeda.

Selain itu, Hutan Kera Wenara Wana juga termasuk kompleks candi. Disinilah tempat keberadaan dari Pura Dalem Agung Padangtegal yang didirikan pada awal abad ke-20. Pura yang hadir dengan arsitektur dan ornamen yang sangat kuno dan artistik ini adalah “Sumber Kesucian” bagi candi-candi lainnya dan biasa digunakan untuk upacara kremasi. Ada juga Patung Komodo yang dibawahnya tersembunyi mata air suci.

Aktivitas di Hutan Monyet Ubud

Berkunjung ke Ubud Monkey Forest berarti bersiap memasuki keindahan alam hutan yang hijau. Nuansa ketenangan sangatlah kentara yang memungkinkan setiap orang merasa damai. Berjalanlah pelan sembari terus takjub dengan apa yang tersaji, kemolekan hutannya, kesejukan udaranya, atau kagum dengan arsitektur kuno bangunan pura yang ada. Mengingat ini adalah hutan yang disakralkan, pastikan untuk terpikat dengan penuh etika.

Sebagai hutan yang dihuni oleh ratusan monyet, Anda perlu hati-hati dengan karakter khas hewan tersebut. Sangat disarankan untuk tidak mengganggu dan sayangnya mereka cukup agresif dan suka mengganggu, terlebih jika ada yang membawa makanan dan tidak bersedia memberikannya kepada mereka. Sembunyikanlah makanan yang Anda miliki dan usahakan monyet-monyet tidak melihatnya. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah sore hari mulai jam 2 WITA, saat sebagian besar monyet sudah merasa kenyang.

Tempat yang bisa dikunjungi, meliputi Open Stage, Main Temple, Dragon Stair, Center Point, Exhibition Hall, Holly Pool, Tree Adoption, Entrance to Holy Spring, Holy Spring Temple, Deer Stable dan Rumah Kompos. Ketiga Pura, Pura Dalem Agung Padangtegal (main temple), Pura Prajapati (cremation temple), dan Pura Beji (the holy spring temple) biasanya tidak dibuka untuk umum dan hanya diperuntukkan bagi yang berniat sembahyang dengan mengenakan pakaian adat Bali.

Fasilitas di Hutan Monyet Ubud

Sebagai salah satu objek wisata populer di Pulau Dewata dengan lebih dari 10.000 kunjungan dalam sebulan, Hutan Monyet Ubud telah dilengkapi fasilitas yang lengkap. Beragam fasilitas telah disediakan, terlebih kalau hanya untuk kebutuhan dasar. Disekitaran kawasan wisata alam ini banyak tersedia restoran yang menyajikan aneka menu, mulai dari kuliner barat hingga hidangan khas Bali.

Bagi yang ingin menginap, banyak akomodasi yang tersedia disekitaran seperti hotel dan villa. Selain itu, banyak juga toko-toko yang menjual suvenir seperti manik-manik, keranjang, ukiran kayu, lukisan, perhiasan perak serta tekstil ikat. Untuk kenyamanan para wisatawan yang datang, di sekitar Mandala Suci Wenara Wana juga banyak tersedia spa, art shop dan lain sebagainya.

Harga Tiket Masuk Hutan Monyet Ubud : Setiap pengunjung akan dikenakan biaya masuk yang bervariasi dengan ditentukan oleh usia. Dibawah ini adalah rincian biaya masuk terbaru lengkap dengan biaya parkir untuk beragam kendaraan. Catatan : harga tiket dan biaya parkir bisa berubah sewaktu-waktu.

Pengunjung Dewasa Rp 50.000 / orang
Anak-anak (3-12 tahun) Rp 40.000 / orang
Pengunjung Monkey Forest Gratis (menunjukkan tiket)
Parkir Motor (R2/R3) Rp 2.000
Parkir Mobil (R4) Rp 5.000
Parkir Bus (tempat duduk < 25) Rp 10.000
Parkir Bus (tempat duduk 25 keatas) & truk Rp 15.000
Rute & Maps Hutan Monyet Ubud

Wilayah Ubud sendiri bisa ditempuh dalam durasi kurang lebih satu setengah jam berkendara dari bandara. Hutan wisata ini terletak di Jalan Hutan Monyet (Monkey Forest Street) dan merupakan jalan utama Ubud. Bisa dipastikan sangat mudah menemukannya karena banyak transportasi yang bisa mengantar Anda, bisa naik bus, mobil atau sepeda motor dengan akses jalan yang mudah. Selamat berwisata!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *