Pakaian Adat Indonesia – 30+ Busana Tradisional Khas Daerah di Indonesia

Sebagai negara multikultural salah satu yang terbesar di dunia, pastinya Indonesia memiliki beraneka karya budaya. Ribuan suku yang tersebar di berbagai provinsi, masing-masing memiliki corak kebudayaan tersendiri. Sebagai misal, tradisi berbusana yang berbeda telah mencipta keragaman pakaian adat di Indonesia.

Pakaian, busana atau baju adat merupakan salah satu hasil cipta, rasa dan karsa suku bangsa di suatu daerah. Terwariskan turun temurun hingga menjadi identitas kedaerahan. Selain terkait dengan wilayah geografis atau periode waktu dalam sejarah, busana adat juga menunjukkan status sosial, perkawinan, dan agama.

Berikut ini adalah contoh pakaian adat di Indonesia. Tidak mencakup busana semua suku yang ada. Hanya beberapa busana yang menonjol mewakili suatu provinsi. Busana dalam daftar hanya disertai penjelasan singkat, namun disediakan tautan jika Anda ingin membaca lebih detail mengenai masing-masing busana.

Ragam Pakaian Adat Daerah di Indonesia

Baju Adat Aceh

Baju Tradisional Aceh
credit: pixabay/saifulmulia

Busana adat Indonesia dari Aceh banyak macamnya. Namun yang terkenal adalah Ulee Balang, busana keluarga raja yang kemudian menjadi pakaian dalam upacara adat Aceh, pernikahan misalnya. Selain mendapat pengaruh kebudayaan Melayu dan Islam, dalam busana Ulee Balang juga terdapat sentuhan kebudayaan Cina.

Ulee Balang terbagi menjadi dua, yakni Linto Baro untuk laki-laki dan Daro Baro untuk perempuan. Linto Baro terdiri atas kopiah meukeutop, baju meukesah, dan celana sileuweu. Daro Baro mencakup baju kurung, sarung songket, celana cekak musang, serta aneka aksesoris, termasuk mahkota patam dhoeBaca selengkapnya.

Baju Adat Bali

Payas Alit Pakaian Tradisional Bali
credit: youtube.com

Dikenal 3 jenis tingkatan dalam pakaian adat Bali, yakni Payas Agung, Payas Madya dan Payas Alit. Masing-masing busana ini mengisyaratkan kegunaan. Ada yang sangat terbatas, ada yang fleksibel dan ada juga yang lumrah dikenakan sehari-hari. Baca penjelasan masing-masing jenis busana tersebut dalam Busana Adat Bali.

Baju Adat Bangka Belitung

Busana Adat Bangka Belitung
credit: instagram.com/desky_wahdani

Meskipun kental dengan nuansa budaya Melayu, pakaian adat Bangka Belitung hadir dengan keunikan tersendiri. Baju Seting dan Kain Cual nama baju adatnya. Busana ini tercipta melalui perpaduan budaya Arab, Melayu, dan Cina. Ketahui penjelasan lengkap terkait Baju Seting dan Kain Cual di Baju Adat Bangka Belitung.

Baju Adat Banten

Baju Adat Banten Baduy Dalam
RaiyaniM / CC BY-SA

Pakaian adat laki-laki Banten mencakup baju koko, celana panjang, dan kain batik. Perempuan memakai baju kebaya dengan bawahan kain Batik. Sementara itu, pakaian adat Suku Baduy di pedalaman sangat sederhana karena terikat aturan adat yang melarang penggunaan alat-alat modern… baca Pakaian Adat Banten.

Baju Adat Bengkulu

Busana Adat Bengkulu
credit: instagram.com/ulina_bunga

Laki-laki di Bengkulu memakai baju adat yang terdiri atas destar runcing, jas tutup lengan panjang, celana panjang, dan sarung segantung di pinggang. Wanita memakai baju kurung, kain songket, serta singal atau mahkota yang kaya hiasan keemasan. Warna bajunya bisa merah tua, biru tua, atau hitam. Baca selengkapnya.

Baju Adat Gorontalo

Daftar Nama Pakaian Adat di Indonesia
credit: instagram.com/windypasambuna

Makuta dan Biliu adalah nama pakaian adat Indonesia dari provinsi Gorontalo. Makuta merupakan pakaian laki-laki, terdiri dari baju dan celana raja, penutup kepala tudung makuta, bako atau kalung keemasan. Serta, pasimeni yang merujuk pada hiasan pada bajunya. Selain itu ada bintolo dan etango, serta pedang jambiya.

Biliu bagi wanita Gorontalo terlihat indah dan mewah dengan beragam perhiasan menyertainya. Busana ini meliputi baju galenggo, rok oyilomuhu, busana luar penuh ornamen keemasan, serta mahkota yang khas. Makuta dan Biliu sering tampil pada Festival Saronde, selain menjadi baju pengantin… Baca selengkapnya.

Baju Adat Jakarta

Sadariah Pakaian Adat Jakarta
credit: youtube.com

Suku Betawi di Jakarta memiliki beberapa pakaian adat. Untuk pria ada Baju Demang, Baju Sadariah, dan Pangsi. Sedangkan Kebaya Encim adalah busana kaum perempuan. Lalu, ada juga Dandanan Care Haji dan Dandanan Care None Pengantin Cine sebagai busana pengantin Betawi. Info detail, baca Baju Adat Betawi.

Baju Adat Jambi

Busana Adat Melayu Jambi
credit: pixabay/catur-nanang

Laki-laki di Jambi memakai busana yang mencakup penutup kepala (lacak), baju kurung tanggung, dan celana beludru. Kaum wanita memakai sarung dan selendang songket, baju kurung tanggung, dan mahkota pesangkon. Pakaian adat Jambi juga termasuk baju adat Kerinci. Penjelasan lengkap, baca Baju Adat Jambi.

Baju Adat Jawa Barat

Pakaian Adat Jawa Barat Mojang Jajaka
credit: ayobandung.com

Ada beberapa jenis pakaian tradisional suku Sunda di Jawa Barat. Busana resminya adalah Busana Mojang Jajaka, kelengkapan busana yang khas adalah iket Sunda. Masyarakat Sunda juga terkenal dengan Pangsi Sunda. Adapun baju pengantin, sangatlah beragam atau setidaknya ada 4 jenis. Baca artikelnya, Di sini.

Baju Adat Jawa Tengah

Pakaian Adat Jawa Tengah Jawi Jangkep
credit: taldebrooklyn.com

Jawi Jangkep dan Kebaya merupakan pakaian adat yang secara khusus mewakili busana adat Jawa Tengah dan busana Jawa pada umumnya. Provinsi Jawa Tengah juga memiliki busana pengantin tersendiri, yakni Solo Basahan dan Solo Putri. Pelajari selengkapnya mengenai busana ini dalam artikel Baju Adat Jawa Tengah.

Baju Adat Jawa Timur

Pesa'an dan Rancongan Madura
primahudiyantoo.weebly.com

Karya budaya Jawa Timur, secara umum menggambarkan karakter masyarakatnya yang lugas, terbuka, tempramen keras dan pemberani. Begitu pula dengan busana adat Jatim yang salah satunya terlihat pada Baju Pesa’an dan Kebaya Rancongan Madura. Suku Osing juga memiliki busana yang khas… baca artikelnya, Di sini.

Baju Adat Kalimantan Barat

Pakaian Adat Dayak di Kalimantan Barat
credit: instagram.com/herryyyyy_

Busana tradisional daerah Kalimantan Barat menghadirkan keunikan baju adat Dayak, Melayu, dan Tionghoa. Baju suku Dayak di sana bernama King Baba dan King Bibinge. Suku Melayu memakai Telok Belanga dan Baju Kurong. Lalu, ada juga busana tradisional Tionghoa. Lihat artikel selengkapnya di Baju Adat Daerah Kalbar.

Baju Adat Kalimantan Selatan

Pakaian Adat Banjar Kalimantan Selatan
credit: instagram.com/ompall_pictures

Masyarakat Banjar demikian mendominasi citra kebudayaan di Kalimantan Selatan. Tradisi berbusana suku Banjar banyak menciptakan model baju tradisional. Misalnya Baju Miskat, Kubaya Basawiwi, dan Baju Kurung Basisit. Pakaian adat pengantin pun banyak macamnya. Ketahui daftar lengkap dan penjelasannya, Di sini.

Baju Adat Kalimantan Tengah

Pakaian Adat Kalimantan Tengah
credit: instagram.com/ayu_yuasriharing

Pakaian adat di Indonesia dari Kalteng khas melalui keberadaan suku Dayak Ngaju. Mereka memiliki banyak macam baju adat. Beberapa di antaranya adalah Baju Sangkarut, Baju Tenunan, Baju Berantai, Baju Anyaman, dan Baju Pawang. Lebih detail mengenai pakaian adat tradisional Kalimantan Tengah, baca Di sini.

Baju Adat Kalimantan Timur

Pakaian Adat Kutai Kalimantan Timur
credit: instagram.com/gubangartcommunity

Aneka baju adat Indonesia bisa kita temukan dalam budaya suku Kutai di Kalimantan Timur. Baju Kustin, Baju Anta Kusuma, Baju Miskat, Baju Sakai adalah beberapa di antaranya. Sementara itu, Kaltim juga tentang budaya Dayak Kenyah. Busana mereka yang terkenal adalah Sapei Sapaq dan Ta’a… Lanjutkan membaca.

Baju Adat Kalimantan Utara

Pakaian Adat Pengantin Kalimantan Utara
credit: instagram.com/dyah_haris

Sama halnya dengan di Kaltim, Dayak Kenyah juga mewakili nuansa budaya di Kaltara. Sapei Sapaq (laki-laki) dan Ta’a adalah baju adat mereka. Lalu ada suku Tidung, baju adatnya yang terkenal adalah Sina Beranti. Suku Lundayeh pun memiliki busana adat yang unik. Lebih terperinci mengenai hal ini, baca Baju Adat Kaltara.

Baju Adat Kepulauan Riau

Pakaian Adat Tradisional Kepulauan Riau
credit: ragam.cahunnes.com

Kepulauan Riau terkenal dengan pakaian adat khas Melayu, yakni Teluk Belanga untuk laki-laki dan Kebaya Labuh untuk wanita. Keduanya merupakan jenis baju kurung dan termasuk yang tertua. Dulunya merupakan pakaian dalam upacara kebesaran Melayu dalam lingkungan istana. Gambar dan penjelasan rinci, Baca Di sini.

Baju Adat Lampung

Daftar Pakaian Adat Daerah Lampung
credit: @baka.neko.baka

Terdapat 2 jenis busana adat Lampung sesuai dengan pembagian masyarakat adat di sana. Pertama adalah busana Lampung Pepadun yang mewakili busana masyarakat pedalaman. Kedua adalah busana Lampung Saibatin khas masyarakat pesisir. Lanjutkan membaca Baju Tradisional Lampung untuk penjelasannya.

Baju Adat Maluku

Pakaian adat Maluku dan kelengkapan busana
credit: abdulromli.it.student.pens.ac.id

Terdapat beberapa nama pakaian adat di Indonesia yang berasal dari provinsi Maluku. Baju Cele Kain Salele merupakan satu yang paling terkenal. Bajunya hadir dengan motif garis-garis geometris dan berwarna cerah. Kombinasinya adalah kain salele di pundak dan sarung tenun sebatas lutut, warna senada dengan bajunya.

Masyarakat Maluku juga memiliki kemeja Banuang Putih berleher bundar sebagai kelengkapan dari Kebaya Dansa yang tak berkancing. Baju adat lain di antaranya adalah Kebaya Hitam Gereja, Kebaya Putih Tangan Panjang, dan Baju Nona Rok. Selengkapnya mengenai masing-masing busana ini, baca Baju Adat Maluku.

Baju Adat Maluku Utara

Pakaian Adat Maluku Utara
credit: instagram.com/wawanadidharma

Sejarah Kerajaan Ternate yang gemilang telah meninggalkan jejak peninggalan budaya khas di Maluku Utara. Baju adat yang terkenal adalah busana sultan yang disebut Manteren Lamo. Lalu, ada Baju Koja untuk bangsawan muda. Adapun baju untuk wanita namanya Kimun Gia… selengkapnya baca di Busana Adat Malut.

Baju Adat Nusa Tenggara Barat

Pakaian Adat Sasak Lombok NTB
credit: flickr/wiendietry, CC BY 2.0

Baju adat Indonesia yang berasal dari Nusa Tenggara Barat terwakili oleh tiga suku yang dominan di provinsi tersebut. Suku Sasak terkenal dengan Baju Lambung dan Capuk, Suku Mbojo khas dengan Rimpu. Sedangkan busana Suku Sumbawa sangatlah beragam. Penjelasan beserta gambar pakaian adatnya Di sini.

Baju Adat Nusa Tenggara Timur

Pakaian Adat Suku Sumba NTT
credit: flickr/azizainunnajib, CC BY-ND 2.0

Karena terdapat banyak suku asli di NTT, pakaian adat di provinsi tersebut pun banyak macamnya. Di antaranya ada Baju Amarasi Suku Atoni, Kain Songke Suku Manggarai, Nowin dan Kwatek Suku Lamaholot. Demikian juga Suku Sumba, Rote, Belu, Lio, Helong dan Sabu, juga memiliki busana khas. Selengkapnya, Di sini.

Baju Adat Papua

Adat Perempuan Papua
credit: unsplash.com/@myron

Pakaian adat Papua sangatlah unik, baik dalam bentuk maupun fungsinya. Laki-laki hampir telanjang bulat, kecuali hanya memakai Koteka. Busana wanita beragam dan bergantung pada status pernikahan. Yokal untuk wanita yang sudah menikah dan Sali untuk gadis. Lebih rinci mengenai hal ini, baca Pakaian Adat Papua.

Baju Adat Riau

Pakaian Adat Tradisional Melayu Riau
credit: Kris Herniawan, CC BY 2.0

Busana yang dipengaruhi oleh kebudayaan Melayu memiliki kemiripan di masing-masing daerah. Begitu juga dengan Riau. Masyarakat di sana akrab dengan Baju Gunting Cina, Cekak Musang, Teluk Belanga, dan Kebaya Labuh. Namun, Riau memiliki klasifikasi sendiri terkait tradisi berbusana. Selengkapnya, Baca Di sini.

Baju Adat Sulawesi Barat

Pakaian Adat Toraja Sulawesi Barat
credit: instagram.com/chindy_tobara

Laki-laki suku Mandar di Sulawesi Barat memakai busana yang simpel. Terdiri atas jas tutup lengan panjang warna gelap, celana panjang dan sarung. Sedangkan baju wanita disebut Puttuqduq Towaine yang meliputi baju rawang boko dan sejumlah lapisan kain sarung. Juga, aneka aksesoris mulai dari kepala hingga tangan.

Di Sulawesi Barat juga ada suku Toraja. Busana kaum laki-lakinya bernama Seppa Tallung dan busana perempuan disebut Baju Pokko’. Meski termasuk sub-suku Toraja, orang Mamasa punya baju adat tersendiri. Dalam tradisi berbusana di Mamasa ada istilah baju Tana’ Bulawan dan Pallembangan… Baca selengkapnya.

Baju Adat Sulawesi Selatan

Pakaian Adat Bugis-Makassar Sulawesi Selatan
credit: flickr.com/collin_key, CC BY-NC-ND 2.0

Busana suku Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan ada beberapa macam. Pria memakai Baju Belah Dada dan Baju Tutu’, sedangkan wanita memakai Baju Bodo dan Baju Labbu. Untuk suku Toraja, kaum pria memakai Seppa Tallung dan wanita memakai Baju Pokko’. Gambar dan penjelasan lebih rinci, baca Baju Adat Sulsel.

Baju Adat Sulawesi Tengah

Pakaian Adat Sulawesi Tengah
credit: Gulsam, CC BY-SA 4.0

Baju Nggembe dan Baju Koje merupakan nama pakaian adat di Indonesia khas Sulawesi Tengah. Ini adalah busana adat masyarakat Kaili sebagai suku paling dominan di sana. Pakaian adat lainnya mencakup busana suku Pamona, Mori, dan Saluan. Untuk gambar dan penjelasan lebih detail, baca di Busana Adat Sulteng.

Baju Adat Sulawesi Tenggara

Baju Adat Tradisional Muna Sulawesi Tenggara
credit: instagram.com/megaahmadp23

Suku Tolaki di Sulawesi Tenggara menamai busana adatnya Babu Nggawi. Untuk wanita memakai baju berlengan terusan yang padu padan dengan kain motif khas Tolaki, serta beraneka macam perhiasan. Pria memakai baju berkerah tegak berlengan panjang, celana panjang, dan penutup kepala yang ujungnya runcing.

Suku Buton menamai salah satu baju adatnya Balahadhadha sebagai busana kebesaran laki-laki dan Baju Kombo untuk wanita. Sementara itu, di Sultra juga ada Suku Muna dan suku-suku lain yang memiliki baju adat tersendiri. Lebih detail mengenai baju adat suku Tolaki, Buton, dan Muna, baca Busana Tradisional Sultra.

Baju Adat Sulawesi Utara

Pakaian Adat Minahasa Sulawesi Utara
credit: instagram.com/protokol_komunikasipimpinan

Pakaian tradisional suku Minahasa di daerah Sulut disebut Tona’as Wangko yang berwarna hitam. Ada juga Walian Wangko sebagai hasil modifikasi dari Tona’as Wangko, warnanya putih. Ciri khasnya adalah hiasan motif bunga padi pada tepi dan kerah baju dan penutup kepala warna merah berhias motif kuning keemasan.

Di Sulawesi Utara juga ada masyarakat Sangir Talaud yang memiliki baju adat bernama Laku Tepu. Selanjutnya, busana suku Mongondow lebih beragam karena bergantung pada siapa yang memakainya. Begitu pula dengan busana suku Gorontalo yang unik turut memperkaya ragam baju adat Sulut… Baca Selengkapnya.

Baju Adat Sumatera Barat

Nama Pakaian Adat Sumatera Barat
credit: Doni Ismanto, CC BY 2.0

Pembagian Nagari di Sumbar turut mencipta ragam busana. Terdapat lebih dari 10 jenis busana pengantin di Sumbar. Namun secara umum, suku Minangkabau mengenal Baju Penghulu sebagai pakaian kebesaran laki-laki. Dikenal juga istilah “limpapeh rumah nan gadang” untuk mewakili busana wanita… Selengkapnya.

Baju Adat Sumatera Selatan

Pakaian Adat Palembang Sumatera Selatan
credit: fitri agung, CC BY 2.0

Aesan Gede dan Pak Sangkong adalah nama baju adat Indonesia khas Sumsel. Kedua busana ini merupakan busana pengantin yang dikenakan saat puncak acara. Pak Sangkong terlihat anggun meski tak semewah Aesan Gede yang sejauh ini mewakili pakaian kebesaran. Lebih rinci mengenai keduanya, Baca Di sini.

Baju Adat Sumatera Utara

Tari Tor-Tor Batak Sumatera Utara
credit : wacana.co

Meski Suku Batak terkenal dengan Kain Ulos, namun masing-masing sub-suku Batak memiliki tradisi berbusana yang unik. Sehingga, pakaian adat di daerah Sumatera Utara pun beragam. Suku Nias dan Suku Melayu Deli pun memiliki baju adat tersendiri. Penjelasan mendetail bisa Anda baca di Pakaian Tradisional Sumut.

Baju Adat Yogyakarta

Pakaian Adat Yogyakarta
credit: @endho

Sebagai pusat kebudayaan Jawa, Yogyakarta memiliki pakaian adat yang sangat kompleks. Secara umum Jogja terkenal dengan kelengkapan busana seperti Surjan, Kebaya, dan Bangkon. Baju pengantin pun banyak jumlahnya, ada Kesatrian, Yogya Putri, dan Paes Ageng. Jadi, baca artikel lengkapnya di Baju Adat Jogja.


Demikian sekilas tentang keragaman pakaian adat daerah di Indonesia. Daftar busana atau pakaian tradisional di atas hanya disertai dengan penjelasan singkat. Untuk melihat detail busana di masing-masing provinsi, silahkan klik tautan yang telah tersedia. Selebihnya, Anda juga bisa membaca Daftar Rumah Adat di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *