• sumber : sewamobiljogja.info

Pantai Baron, Yogyakarta – Antara Nama Seorang Belanda & Mercusuar

posted in: Jawa, Wisata, Yogyakarta | 0

Pantai Baron. Jogja memang istimewa, yang mana melalui komposisi unik dari setiap sudutnya mampu memanjakan setiap mereka yang datang. Sebagai misal adalah Kabupaten Gunung Kidul yang keberadaannya berbatasan langsung dengan Samudera Indonesia (Samudera Hindia) menjadikannya kaya akan pantai-pantai yang menawan, salah satunya adalah Pantai Baron. Ketika sedang berada di Jogja, Pembaca bisa mengunjungi pantai ini di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

Pantai Baron adalah pantai berbentuk cekungan yang diapit oleh dua barisan karang di kanan kirinya. Kekhasan pantai baron lebih kentara disisi baratnya, dimana terdapat aliran sungai air tawar yang kemudian bermuara di pinggir pantai dan bertemu dengan air laut. Pantai ini juga diwarnai oleh banyaknya perahu nelayan yang berbaris di hamparan pasir putih kecoklatan. Ini berarti juga bahwa Baron adalah pantai yang kaya akan ikan beserta olahannya.

Selain itu di sebelah timur, tepatnya di atas bukit karang terdapat mercusuar berwarna putih. Tempat ini lazimnya disebut kompleks Mercusuar Tanjung Baron. Melalui menara inilah, setiap pengunjung bisa menikmati bentang alam Gunungkidul dari atas ketinggian. Kita bisa melihat dengan jelas barisan perbukitan karst disebelah utara, sementara disebelah selatannya sejauh mata memandang adalah laut yang semakin membiru.

Pantai Baron memang unik, tidak terkecuali namanya yang terkesan jauh dari nama-nama Jawa. Tersebutlah seorang Baron Sekeber di awal kesejarahan pantai ini. Beberapa sumber mengatakan bahwa dia adalah seorang bangsawan Eropa. Dikisahkan Baron Sekeber ini adalah seorang yang sakti bahkan pernah melawan Panembahan Senopati. Sementara itu, pantai ini pada tahun 1930-an dijadikan tempat persembunyian senjata oleh Belanda. Mungkin saja untuk mengenang ketokohan si Baron, selanjutnya pantai ini dinamakan Pantai Baron.

Aktivitas di Pantai Baron

Telah menjadi kebiasaan para pengunjung pantai untuk berenang, hanya saja mengingat ombak di pantai ini cenderung besar dan pernah memakan korban, jadi sangat tidak disarankan untuk berenang di laut pantai ini. Kabar baiknya, pantai ini juga termasuk sungai bawah tanah yang meskipun sangat dekat dan mengarah ke laut, sungai ini tetap berair tawar. Di sungai tersebutlah tempat ideal untuk melampiaskan obsesi bermain air dan berenang Anda.

Pantai Baron bukan hanya pantai yang molek, namun juga lengkap dengan perbukitan berselimut kehijauan. Adalah ide yang menarik jika Anda melebar dan menjelajahi setiap sudut keindahannya. Apabila belum puas menikmati pemandangan alam pantai dari atas bukit, cobalah untuk pergi ke kompleks Mercusuar Tanjung Baron dengan membayar Rp 2.000 dan membayar Rp 5.000 untuk memasuki dan naik ke menara putih tersebut agar bisa melihat lanskap pemandangan secara lebih sempurna.

Apabila Pembaca berlibur ke Pantai Baron pada satu suro dalam penanggalan Jawa, biasanya ada acara sedekah laut oleh masyarakat Gunungkidul. Tentu hal ini akan memberi kesan tersendiri untuk melengkapi pengalaman wisata Anda. Apabila ada energi lebih, bisa juga mencoba berkunjung ke Baron Techno Park BPPT yang ada di sebelah barat pantai ini. Selebihnya, apapun kegiatan Anda, pastikan bertahan disini sampai melihat keindahan matahari terbenam.

Fasilitas di Pantai Baron

Fasilitas yang disediakan pantai ini sudah cukup lengkap. Disekitaran pantai telah tersedia penginapan, warung makanan, toilet, payung tenda, tempat ibadah, wahana permainan anak-anak, serta toko cinderamata yang kebanyakan terbuat dari kerang laut. Selain itu, kabarnya disini juga sudah tersedia fasilitas penunjang seperti flyingboard.

Harga Tiket Masuk Pantai Baron : Pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 10.000. Biaya ini belum termasuk biaya masuk ke area Mercusuar Tanjung Baron, atau naik ke menara. Sementara itu, biaya parkir Rp 2.500 untuk roda empat dan Rp 1.000 untuk roda dua.

Rute & Maps Pantai Baron

Pantai ini terletak kurang lebih 50 kilo dari pusat kota Yogyakarta dan membutuhkan durasi sekitar 2 jam menggunakan kendaraan bermotor. Awalnya, dari Jogja lanjutkan perjalanan ke Wonosari melalui Piyungan. Dari Wonosari ambil arah menuju Playen sampai ke pertigaan kedua setelah Pasar Hargosari, ambil ke Kanan menuju Jalan Baron.

Terus hingga ke Karang Rejek dan ketika sampai di Pertigaan Mulo lurus saja sampai ke Kemiri. Lanjut terus ke Kemandang sampai di TPR (tempat pemungutan retribusi) Pantai Baron. Berikut ini adalah peta penunjuk jalan ke Pantai Baron :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *