• sumber : malangtransport.com

Pantai Modangan – Destinasi Paralayang di Malang Raya

posted in: Jawa, Jawa Timur, Wisata | 0

Pantai Modangan. Akhir-akhir ini memang sedang hujan, namun semoga artikel ini bisa mengingatkan Anda tentang tujuan wisata kedepan. Adalah Pantai Modangan yang terlanjur cantik sehingga sangat ideal bagi para pemburu keindahan matahari terbit ataupun matahari terbenam. Pantai Malang yang terletak berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar ini bisa Pembaca kunjungi di Dusun Kalitekuk, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Pantai Modangan adalah batas alam, tempat bermuaranya sungai yang memisahkan Kabupaten Blitar dan Malang. Pantai ini berhimpitan langsung dengan Pantai Jolosutro yang masuk Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar. Meski tepat berada di sebelah baratnya, untuk menuju langsung ke Modangan harus melewati jalan yang sangat berliku. Sehingga jika telah menetapkan pantai ini sebagai tujuan, lebih disarankan untuk menempuh jalur dari arah Donomulyo, Malang.

Pantai Modangan adalah pantai asri dengan hamparan pasir putih yang hampir tanpa sampah. Menghadirkan panorama alam yang sangat alami dengan deburan ombak yang keras namun indah, terlebih ketika ombak secara membabibuta menghantam tebing-tebing karang. Sementara itu, apabila pada umumnya pantai-pantai lain hadir dengan struktur batuan kapur, pantai ini menawarkan jenis batuan andesit berlapis yang terbentuk dari lelehan lahar gunung berapi yang telah membeku.

Satu hal yang paling menarik dari pantai ini adalah permukaan pantainya. Disebelah kiri pengunjung bisa melihat hamparan pasir putih yang lembut, sementara disebelah kanan pantai ini didominasi oleh hamparan batu-batu hitam yang indah dan semakin lengkap dengan keberadaan sebuah muara berair jernih.

Dalam sejarahnya, nama pantai ini berawal dari kisaran tahun 1850-an, saat ratusan orang dari pasukan Diponegoro melakukan makan bersama di hutan dekat pantai ini. Setelah perang berakhir, sebagian besar dari mereka memilih menyembunyikan diri di sepanjang selatan Pulau Jawa, salah satunya di pantai ini. Dari acara makan bersama itulah pantai ini diberi nama, Modangan berasal dari “madang” yang dalam bahasa Jawa lama berarti makan bersama.

Aktivitas di Pantai Modangan

Meski terbilang sebagai pantai yang jarang dikunjungi, pantai ini menawarkan pengalaman wisata unik bagi para pengunjungnya. Inilah spot terbaru bagi penggemar aktivitas paragliding atau paralayang di Malang Raya, selain Paralayang Kota Batu. Jadi, jika Pembaca ingin menunjukkan kebolehan olahraga tersebut, Pantai Modangan akan memanjakan wisata dirgantara Anda.

Warga Desa Sumberoto sangat antusias dalam berusaha menjadikan pantai ini sebagai bagian dari kawasan desa wisata Waung (Wisata Alam Unggulan). Ini berarti akan banyak ditemukan sudut-sudut yang dioptimalkan untuk memanjakan wisatawan, salah satu yang telah terealisasikan adalah spot selfie yang kini sedang naik daun dibicarakan di media sosial. Anda suka memperlihatkan diri di medsos? Datang saja kesini dan ambilah gaya terbaik untuk diabadikan.

Tidak hanya itu, Pantai Modangan juga termasuk kawasan hutan jati yang memungkinkan setiap pengunjungnya melebarkan penjelajahan. Menurut penulis, penghayatan terhadap keindahan alam adalah wajib bagi mereka petualang sejati. Melihat aktivitas ombak secara lebih detail hingga mendefinisikan warna dan suaranya, mengamati bebatuan andesit yang terhampar, atau mengagumi betapa artistiknya bangunan bukit-bukit karang itu. Fahamilah hutan yang cenderung menghijau serta aliran air jernih dimuara sungai pantai ini menunggu rasa ketakjuban Anda.

Tentunya, terlepas dari saran aktivitas diatas, setiap traveler punya cara unik untuk menikmati wisata pantai. Bermain air, bermain pasir atau memancing dari atas tebing atau bebatuan karang sangat memungkinkan untuk dilakukan disini. Hanya saja pastikan untuk bertahan hingga menemukan keeksotikan matahari terbenam atau bisa juga menjadi lebih rajin dengan berangkat lebih pagi dan percayalah matahari terbit dipantai ini juga indah.

Tiket & Fasilitas Pantai Modangan

Seperti umumnya pantai yang jarang menjadi tujuan wisata, sejauh ini fasilitas Pantai Modangan terbilang kurang. Namun bisa jadi kedepannya semua berubah, mengingat obsesi warga sekitar termasuk dukungan Pemkab Malang untuk menjadikan kawasan pantai ini semakin memikat. Untuk saat ini, warga bahu membahu membangun beragam fasilitas penunjang termasuk lima homestay di kawasan lahan seluas 1,5 hektar.

Selain itu, pihak desa juga telah menertibkan para pedagang kuliner yang sebelumnya masih berantakan. Telah terlihat juga perbaikan take off paralayang dan mulai dibangun rute spot ATV bike. Sejuah ini, yang telah dibangun disini adalah fasilitas dasar seperti tempat ibadah, MCK, beberapa spot berfoto serta 8 unit gazebo.

Salah satu yang menarik dalam hal penginapan adalah rencana pengembangan wisata halal di Modangan yang akan diberlakukan bagi pengunjung berpasangan. Mereka yang datang dan ingin bermalam disini harus menunjukkan bukti telah menikah. Tidak hanya di penginapan, bahkan aturan tersebut juga berlaku di area perkemahan. Jadi, persiapkan diri Anda untuk menjadi traveler yang budiman.

Harga Tiket Masuk Pantai Modangan? Sejauh ini tidak ada pungutan biaya bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke pantai ini. Namun, melihat geliat warga sekitar yang ingin menjadikan tempat ini sebagai wisata alam unggulan, bisa jadi dikemudian hari akan ditetapkan juga tarif masuk ke pantai ini. Mengenai hal ini, semua akan bergantung pada kebijakan pengelola.

Rute & Map Pantai Modangan

Akses jalan adalah salah satu yang menjadi perhatian khusus bagi Pembaca yang ingin berkunjung kesini. Saran terbaik adalah menggunakan sepeda motor dan memilih datang melalui Malang. Dari Kota Malang lanjutkan perjalanan ke Kepanjen terus ke arah Bendungan Sengguruh. Ketika sampai di pertigaan Pagak, lanjutkan ke arah Kecamatan Donomulyo, tepatnya menuju pasar Donomulyo.

Dari pasar tersebut, belok ke kanan untuk menuju arah Wates (Blitar). Sekitar 2 kilometer sebelum masuk Desa Sumberoto, akses jalan masih beraspal namun banyak lubang. Jika telah masuk ke gerbang desa tersebut, tidak jauh lagi akan sampai ke pertigaan Pasar Ngelih. Beloklah ke kiri dan ikuti jalan desa yang cenderung rusak hingga sampai di perempatan Jalur Lingkar Selatan. Dari situ, Anda bisa belok ke kanan. Dengan kondisi jalan menurun kurang lebih 1 kilometer Anda akan sampai di pos jaga kehutanan Miri.

Sebelum jembatan di sekitaran pos tersebut, temukan jalan menurun ke kiri sekitar 800 meter lagi untuk sampai ke lokasi pantai. Hanya saja kondisi jalan cukup curam mengarahkan Anda hingga berada di bawah jembatan. Lanjut saja hingga ke persimpangan yang kedua-duanya mengarah ke Pantai Modangan. Jika lurus jarak lebih dekat namun sangat ekstrim menembus bukit dan hutan jati serta melewati sungai kecil. Bisa juga ke kiri, meski tetap ektrim namun lebih lebar berupa makadam. Baik lurus maupun ke kiri Anda akan sampai di titik pertigaan muara sungai di Pantai Modangan



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *