• sumber : jogjaempatroda.com

Pantai Ngrenehan, Yogyakarta – Pantai Teluk di Balik Perbukitan Kapur

posted in: Jawa, Wisata, Yogyakarta | 0

Pantai Ngrenehan. Wisata pantai menjadi salah satu ragam wisata Jogja yang wajib dikunjungi. Dalam hal ini Kabupaten Gunung Kidul menjadi tujuan utama bagi para pemburu pantai-pantai molek. Tersebutlah beberapa pantai populer diantaranya Pantai Baron, Pantai Pulang Sawal dan Pantai Drini. Namun, diantara pantai-pantai yang banyak tersebar disana, ada juga Pantai Ngrenehan sebagai alternatif yang ideal untuk dikunjungi. Berminat? silahkan menuju ke desa Kanigoro, Saptosari, Gunung Kidul, Yogyakarta.

Pantai Ngrenehan adalah pantai teluk yang mana sekelilingnya terlindung oleh perbukitan kapur. Meski tak begitu luas, pantai ini cukup menjanjikan pengalaman wisata yang baik melalui dominasi hijau yang menyelimuti tebing-tebing karang. Panorama alam semakin sempurna oleh birunya laut yang dengan setia mengantar gelombang airnya, menerjang karang pembatas lautnya. Sementara itu, ombak yang datang menjadi lebih santun ketika sampai pada pasir pantainya yang putih.

Sebagai sebuah pantai nelayan, berarti pula bahwa pantai ini sarat dengan aktivitas warga yang ingin berangkat melaut. Perahu-perahu yang beraneka warna dengan biru sebagai warna dalamnya, cukup memberikan kesan molek pada komposisi pantai secara keseluruhan. Meski tidak terlalu populer, pantai ini memiliki kesejarahan yang berhubungan dengan penamaannya. Dalam catatan sejarah, yang memberi nama Ngrenehan adalah Raden Patah yang merupakan Raja Demak dan putra dari Prabu Brawijaya V.

Dikisahkan, Raden Patah mendatangi pantai ini untuk mencari ayahnya yang melarikan diri dengan kedua istrinya karena enggan memeluk Agama Islam. Karena gagal menemukan, Raden Patah pun mengajak para petinggi Demak bermusyawarah tentang bagaimana cara menemukan orang tuanya. Dari peristiwa itu, muncullah istilah “pangrena” yang berarti ajakan. Kata ini berasal dari kata “reneh” yang berarti sini. Seiring berjalannya waktu, istilah tersebut pun berubah menjadi “Ngrenehan” yang berarti kemarilah kesini.

Aktivitas di Pantai Ngrenehan

Pantai Ngrenehan bisa menjadi tempat bersantai yang ideal karena disini memungkinkan Anda melakukan banyak hal. Jika pada umumnya pantai selatan menghadirkan ombak yang garang, di pantai ini justru sebaliknya. Gugusan perbukitan yang menjorok ke laut sepertinya telah berhasil meluluhkan ombaknya, sehingga gelombang air yang tiba di pesisir pantai relatif tenang.

Oleh karena ombaknya bersahabat, sehingga berenang dan bermain air sangat dimungkinkan di pantai ini. Apabila wisata kali ini adalah wisata keluarga dengan melibatkan anak kecil, bermain air juga relatif aman sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir dan biarkan mereka leluasa bermain air dan berenang di pinggiran pantai. Menjelajah dan menaiki bukit bukanlah ide yang buruk. Cobalah melebar hingga sampai di bukit karang sebelah utara untuk menambah pengalaman wisata Anda.

Aktivitas menarik lainnya adalah memancing, Anda bisa melakukannya bersama para nelayan di pinggir-pinggir batu karang. Adapun bagi yang ingin menikmati lezatnya kuliner laut bisa juga mendapatkannya, terutama jika Anda datang kisaran bulan September hingga Desember yang telah diperkirakan sebagai musim banyak ikan di laut. Tertarik? silahkan ke halaman selanjutnya untuk melihat harga tiket dan fasilitas yang tersedia.

Tiket & Fasilitas Pantai Ngrenehan

Sebagai pantai nelayan, umumnya fasilitas untuk kebutuhan dasar di pantai ini telah tersedia. Sejauh ini, selain telah ada beberapa warung penjual makanan di sekitar pantai,juga telah ada tempat ibadah berupa Masjid. Lahan parkirnya cukup luas serta telah disediakan kamar mandi umum. Tidak ketinggalan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), sehingga jika datang kesini bisa juga membawa oleh-oleh berupa hasil tangkapan laut segar.

Waktu kunjungan terbaik adalah siang hari. Pasalnya, di pantai ini belum ada listrik yang berarti pula belum ada penginapan. Berkunjung ke pantai ini bisa dijadikan satu paket dengan beberapa pantai terdekat, yakni Pantai Ngobaran. Oleh karena itu, tiket masuk Pantai Ngrenehan pun dijadikan satu dengan Pantai Ngobaran. Harga tiket masuk kedua pantai ini sangatlah terjangkau, yakni Rp 5.000 untuk mengunjungi dua pantai sekaligus.

Rute & Maps Pantai Ngrenehan

Akses jalan menuju Pantai Ngrenehan cukup menantang. Setiap pengunjung akan dihadapkan dengan jalan yang berliku-liku naik dan turun. Itulah sebabnya, pantai ini tergolong sepi pengunjung dan ini adalah nilai lebihnya karena suasana pantai cenderung lebih alami dan rapi. Untuk berlibur ke pantai ini bisa menggunakan rute sebagai berikut :

  1. Yogyakarta – Gading – Playen – Trowono – Pantai Ngrenehan
  2. Yogyakarta – Wonosari – Paliyan – Trowono – Pantai Ngrenehan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *