Punthuk Mongkrong – Lanskap Borobudur Molek Berseri di Punthuk Tertinggi

Punthuk Mongkrong. Manusia tercipta dengan kecenderungan mencintai keindahan, termasuk alam. Dan, berbahagialah para traveler pecinta alam itu. Meski terkesan berlebihan, mereka bisa dibilang sebagai makhluk paling agresif untuk hadir menghayati dan meluapkan ketakjuban.

Paragraf di atas dikhususkan pada para traveler bijaksana, yang hadir dengan segenap etika. Mereka mencintai alam untuk kemudian senantiasa berkeras menjaga kelestariannya, bukan sebaliknya. Saya berharap, Anda salah satunya. Lalu, apa hubungannya dengan Punthuk Mongkrong?.

Punthuk adalah bukit. Bukit ini menjadi istimewa, salah satunya karena ada Borobudur sebagai bagian komposisi yang membentuk lanskap alam, yang bisa dinikmati di puncaknya. Kedatangan sobat di sini mengisyaratkan bahwa bukit Mongkrong adalah tujuan petualangan Anda selanjutnya.

Paragraf di awal bernuansa “peringatan” yang sudah tidak diperlukan lagi jika Anda adalah petualang bijak bestari. Jadi, bersiaplah pergi dan dakilah bukit Mongkrong yang sudah semestinya dikagumi. Sebelum benar-benar pergi, perkaya informasi dengan tuntas membaca artikel ini.

Sunset Punthuk Mongkrong
sumber: @ahmad_ghufron

Daya Tarik Punthuk Mongkrong

Ada asumsi bahwa Candi Borobudur dibangun di atas bukit di tengah danau yang telah mengering. Meski masih diperdebatkan, pada kenyataannya monumen Buddha terbesar itu berada di dataran Kedu, yang hijau dikelilingi dua pasang gunung kembar, Sumbing-Sindoro dan Merbabu-Merapi.

Tidak hanya itu, sebagai pembatas di sisi selatan, ada pegunungan Menoreh yang memanjang. Selain Gunung Ayamayam (1.021 mdpl) yang menjadi puncak tertingginya, ada beberapa punthuk di pegunungan tersebut. Setidaknya ada 5 punthuk yang dikenal karena keindahan pemandangannya.

Ada Punthuk Setumbu, Punthuk Purwosari, Punthuk Kendil, Punthuk Sukmojoyo. Dan, Punthuk Mongkrong sebagai yang tertinggi dengan ketinggian 624 mdpl. Jika sunrise melekat mewakili daya tarik semua punthuk, punthuk atau bukit ini mencoba menghadirkan kemolekan sunset juga.

Di puncaknya, nikmatilah sejuknya pagi ketika sejauh pandangan hanya lanskap elok berseri. Meski tak setenar Punthuk Setumbu, sunrise di Punthuk Mongkrong tak bisa dipandang sebelah mata. Sunsetnya pun mempesona dengan kerlap-kerlip lampu hiasan alam Magelang yang gemilang.

Punthuk Mongkrong Borobudur
sumber: @fazizan_anwar

Situs BG 212 Punthuk Mongkrong Pangruwating Diyu” tertulis di tugu batu yang menandai puncak bukit ini. Yang perlu diperhatikan adalah perjuangan dan nyali lebih jika ingin mengabadikan diri. Sejumlah spot swafoto tersedia di puncaknya yang sempit dan langsung dikelilingi jurang.

Sejauh ini, spot populer adalah sebuah jembatan segitiga atau huruf “V” yang menjorok ke jurang. Dari jembatan yang terbuat dari tatanan bambu tersebut, wisatawan bisa menikmati lanskap alam yang indah. Dengan jelas terlihat kemolekan Magelang berbenteng Gunung Merapi, Merbabu dan Sumbing.

Sebagai punthuk tertinggi, di atas puncaknya, terlihat juga puncak bukit yang lebih rendah. Di bawahnya ada Bukit Suroloyo, sementara di arah barat daya terlihat Punthuk Sukmojoyo dan Bukit Rhema atau Gereja Ayam. Fasilitas lain di puncak bukit termasuk juga area tempat duduk dan rumah pohon.

Sunrise Punthuk Mongkrong Borobudur
sumber: @pesona_giritengah

Harga Tiket Masuk dan Rute

Jika belum ada perubahan, harga tiket masuk Punthuk Mongkrong adalah IDR 3K dan parkir motor IDR 2K. Sementara itu untuk lokasinya, bukit ini masih satu wilayah dengan Punthuk Kendil atau Punthuk Gupakan. Berada di Dusun Kamal, Desa Giritengah, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Jika sudah berada di sekitar Candi Borobudur, Anda bisa menyusuri jalan aspal di samping Hotel Manohara (spot utama sunrise di Borobudur). Ikuti jalan tersebut yang mengarah ke Hotel Amanjiwo hingga bertemu perempatan sebelum SDN Tuksongo I, belok kanan, lanjut hingga perempatan Gunden.

Di perempatan, belok kiri dan lanjut hingga di Balai Desa Giritengah. Ikuti saja papan petunjuk jalan ke Punthuk Mongkrong yang ada di sekitar balai desa tersebut. Perjalanan ke puncak hanya bisa dimungkinkan dengan sepeda motor dengan kondisi jalan menanjak terjal dan menantang. Lihat Peta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *