Pura Luhur Uluwatu, Bali – Eksotika Tebing Karang dan Matahari Tenggelam

Pura Uluwatu. Alam dan budaya Bali senantiasa istimewa. Dalam hal keindahan, perpaduan pura dan air sangat mewakili citarasanya. Pura Ulun Danu Bratan dan Pura Tanah Lot termasuk dari daya tarik utama pariwisata Bali, dua-duanya memadukan air dan pura. Tidak hanya itu, ada juga Pura Luhur Uluwatu, salah satu pura paling ikonik di Bali.

Secara keseluruhan, Uluwatu dengan sangat baik mendefinisikan moleknya Pulau Dewata. Pantainya menawarkan ombak yang indah dengan pemandangan benteng tebing curam yang menawan. Dan, tentu saja spot utamanya adalah pura. Pura Hindu ini berada di atas anjungan batu karang terjal dan tinggi. Lokasinya menjorok ke laut, sehingga menjadi salah satu spot sunset terbaik di Bali.

Jadi, jika ada rencana wisata ke Bali, Pura Luhur Uluwatu adalah destinasi yang wajib sobat dikunjungi. Secara administratif, lokasinya masih satu wilayah dengan Pantai Dreamland, yakni di Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Persiapkan segala sesuatunya, termasuk memperkaya informasi perihal sejarah, aktivitas, HTM, dan fasilitasnya dengan tuntas membaca artikel ini.

Pura Uluwatu Bali
sumber : sasexplorer.blogspot.com

Sekilas Sejarah Pura Luhur Uluwatu

Merujuk pada Lontar Kusuma Dewa Pura dan beberapa lontar lain, Pura Luhur Uluwatu dibangun pada kisaran abad ke-10 atas anjuran Mpu Kuturan. Dalam lontar tersebut disebutkan bahwa pura ini merupakan satu di antara 6 Pura Sad Kahyangan. Ke lima pura lainnya adalah Pura Besakih, Pura Lempuhyang Luhur, Pura Goa Lawah, Pura Luhur Batukaru dan Pura Pusering Jagat.

Lontar Kusuma Dewa sendiri dibuat tahun Saka 927 (1005 Masehi). Info tersebut didasarkan pada pintu masuk pura yang menggunakan Candi Paduraksa bersayap. Menurut Lontar Padma Bhuwana, pura ini didirikan sebagai Pura Padma Bhuwana. Didirikan berdasarkan konsepsi Sad Winayaka dan Padma Bhuwana, tempat memuja Dewa Siwa Rudra dan terletak di barat daya Pulau Bali.

Pada akhir tahun 1550, disebutkan bahwa Dhang Hyang Dwijendra atau Dhang Hyang Nirartha datang ke Pulau Bali dari Jawa Timur untuk mengakhiri perjalanan sucinya. Pendeta suci itu memilih mengakhiri perjalanan spiritualnya di Pura Luhur Uluwatu, ia moksa atau Ngeluhur di tempat ini. Istilah Ngeluhur itulah yang kemudian menjadi asal mula nama Pura Luhur Uluwatu.

Dalam pengider-ider Bali, Pura Luhur Uluwatu berada di arah barat daya dan difungsikan untuk memuja Tuhan sebagai Batara Rudra. Kedudukannya tersebut berhadap-hadapan dengan Pura Andakasa, Pura Batur, dan Pura Besakih. Oleh karenanya, umumnya masyarakat Hindu Bali menyakini pura ini sebagai media untuk memohon karunia menata kehidupan di bumi.

Sesuai dengan kedudukan pura dan keyakinan Hindu Bali, pura ini terfokus pada daya wisesa tiga dewa yang dibutuhkan bumi. Dewa Brahma memancar dari Pura Andakasa, Dewa Wisnu dari Pura Batur, dan Dewa Siwa dari Pura Besakih. Masyarakat Hindu Bali percaya bahwa kesuksesan hidup akan diperoleh ketika keseimbangan Utpati, Stithi, dan Pralina senantiasa terjaga.

Pura Luhur Uluwatu Bali
sumber: @sergey_logicwaves

Daya Tarik & Aktivitas di Pura Uluwatu

Pura Luhur Uluwatu menempati lahan di sebuah tebing tinggi yang menjorok ke laut pada ketinggian sekitar 70 mdpl. Keberadaannya melengkapi komposisi alam yang sedari awal memang menawan. Memadukan karakter khas tebing karang yang rimbun oleh tetumbuhan, bentangan samudera hindia yang berombak mengagumkan, serta eksotika pura sebagai cermin kentalnya religiusitas Hindu di Bali.

Lokasinya tersebut menjadi syarat bagi mereka yang ingin merasakan klimaknya rasa ketakjuban. Wisatawan harus mendaki tangga batu yang cukup tinggi, sementara di sepanjang jalan di tepi luar pura berjajar sekumpulan kera. Mereka suka usil, usil adalah hobi mereka, tidak jauh berbeda dengan yang ada di Ubud Sacred Monkey Forest. Jangan heran, jika mereka menyerobot makanan dan barang-barang Anda.

Satu hal yang paling menarik dari Pura Uluwatu adalah bangunannya yang menghadap ke timur. Hal ini berbeda dengan pura-pura di Bali lainnya yang umumnya menghadap ke barat atau ke selatan. Pura ini memiliki dua pintu masuk, di utara dan selatan. Pintu masuknya yang berhias pahatan daun dan bunga itu ditandai oleh gapura bentar yang di depannya berdiri sepasang arca manusia berkepala gajah.

Pura di Uluwatu memungkinkan wisatawan mendapatkan pengalaman wisata yang kaya karena banyak hal yang bisa dilakukan. Setiap waktu, keindahan alam senantiasa tersaji. Namun, pesona maksimalnya datang seiring senja menjelang. Matahari terbenam demikian molek dari pura ini. Di sinilah salah satu spot sunset terbaik di Bali. Pastikan bertahan atau datang di sore hari agar bisa menikmatinya.

Selain itu, Kawasan wisata Pura Uluwatu dikenal sebagai tempat digelarnya Tari Kecak. Pertunjukan ini biasanya berlangsung selama satu jam mulai dari pukul 17.00 WITA. Sangat menarik, karena pagelaran Kecak dipadukan dengan latar belakang senja yang memanjakan mata. Kecak Uluwatu sangat ditunggu-tunggu oleh wisatawan dari berbagai belahan dunia, pastikan Anda hadir bersama mereka.

Selebihnya, salah satu daya tarik wisata Pura Uluwatu adalah Pantai Pecatu yang ada di bawahnya. Karena ombaknya yang tinggi dan indah, pantai ini merupakan satu di antara spot surfing terbaik di Bali, selain Pantai Balangan dan Pantai Kuta. Tidak jarang event-event selancar internasional juga digelar di pantai ini. Sobat suka selancar? cobalah menari dan menaklukan ombak di pantai ini.


Fasilitas Wisata Pura Luhur Uluwatu

Pura Luhur Uluwatu salah satu tujuan utama wisatawan dunia datang ke Bali. Oleh karena itu, beragam fasilitas telah tersedia dengan sangat baik. Beragam restoran bisa dengan mudah ditemukan dan untuk akomodasi, banyak tersedia jenis penginapan dengan fasilitas dan harga yang bervariasi. Untuk fasilitas umum, lahan parkirnya luas dan ada sejumlah toilet di luar pura.

Kecak di Uluwatu Bali
sumber: @iriantydiana

Harga Tiket Masuk Pura Luhur Uluwatu

KeteranganHarga
HTM Wisnus DewasaRp. 30.000
HTM Wisnus Anak-AnakRp. 20.000
HTM Wisman DewasaRp. 50.000
HTM Wisman Anak-AnakRp. 30.000
Tiket Tari KecakRp. 100.000
Parkir Kendaraan± Rp. 5.000
Penginapan Terdekat Lihat Daftar
Note: harga tidak selalu akurat, bisa berubah sewaktu-waktu.

Peta Lokasi & Rute ke Pura Uluwatu

Pura Luhur Uluwatu beralamatkan di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Akses jalan ke tempat wisata mudah, bisa menggunakan angkutan umum, taksi atau menyewa mobil. Saran transportasi terbaik adalah transportasi online dan sewa mobil atau sepeda motor. Dari Denpasar, dibutuhkan durasi berkendara sekitar 30-45 menit saja. Manfaatkan peta berikut untuk mempermudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *