Rumah Adat Kepulauan Riau – 2 Contoh Arsitektur Tradisional Melayu Kepri

Sebagaimana di provinsi Riau, kebudayaan di Kepulauan Riau (Kepri) kental dengan nuansa budaya Melayu. Ini berarti juga corak kebudayaannya kurang lebih mirip dengan daerah lain yang dipengaruhi Melayu. Demikian halnya jika membahas rumah adat Kepulauan Riau, pastinya sarat dengan gaya arsitektur tradisional Melayu.

Kepulauan Riau sendiri awalnya merupakan bagian dari provinsi Riau. Kepri berdiri sebagai provinsi yang mandiri pada tahun 2002. Meski terpisah secara politis, banyak kesamaan budaya antara Riau dan Kepri, tidak terkecuali arsitektur rumah tradisionalnya. Namun secara spesifik, rumah adat Kepri punya kekhasan tersendiri.

Jika sebelumnya telah dituliskan Rumah Adat Daerah Riau. Sehubungan dengan arsitektur rumah adat di Kepulauan Riau, dalam artikel ini telah tersaji dua nama bangunan tradisional khas Kepri. Masing-masing rumah adat sudah disertai dengan penjelasan singkat beserta contoh gambar seadanya. Berikut ini daftarnya:

Rumah Adat Daerah Kepulauan Riau

Rumah Adat Belah Bumbung

Rumah Adat Kepulauan Riau
credit: Gunkarta, CC BY-SA 3.0, edited

Bangunan rumah tradisional Kepulauan Riau yang terkenal adalah Rumah Belah Bubung. Nama lainnya adalah Rumah Rabung dan Rumah bubung Melayu. Ini adalah rumah panggung dengan tinggi 2 meter dari tanah. Terdapat beberapa tiang penyangga menopangnya. Sedangkan bentuk atapnya sekilas mirip pelana kuda.

Rumah ini terbagi beberapa jenis sesuai bentuk atapnya. Ada Rumah Lipat Pandan (atapnya curam), Rumah Atap Layar (memiliki atap di bawah atap). Rumah Lipat Kajang (atap mendatar), Rumah Parabung Panjang (parabung atap sejajar dengan jalan raya), dan Rumah Parabung Melintang (atap tidak sejajar dengan jalan).

Rumah Belah Bubung adalah rumah tempat tinggal. Besar kecilnya ukuran rumah bergantung tingkat ekonomi pemiliknya. Rumah ini terdiri dari selasar, ruang induk, ruang penghubung dapur, dan dapur. Bahan rumahnya adalah kayu dan pembangunannya harus melalui tahap-tahap sesuai adat agar terhindar dari kesialan.

Rumah Adat Limas Potong

Arsitektur Tradisional Melayu Kepri
credit: instagram.com/dwi.uta

Seperti Rumah Belah Bubung, bangunan Rumah Limas Potong berfungsi sebagai rumah tempat tinggal. Selain di Kepulauan Riau, rumah Melayu seperti ini juga terdapat di Kalimantan Barat. Nama Limas Potong atau Potong Limas merujuk pada atapnya yang bentuknya mirip limas. Namun, rumah ini memiliki 2 puncak atap.

Dalam budaya Melayu, Rumah Limas Potong biasanya ditinggali perangkat kesultanan. Di Kepri, rumah jenis ini bisa kita temukan di Batam dan menjadi rumah tradisional Melayu satu-satunya yang ada di sana. Rumah tersebut berbentuk rumah panggung yang terbuat dari kayu dengan tinggi tiang pancang sekitar 1,5 meter. 

Rumah Limas Potong di daerah Batam merupakan rumah yang dibangun oleh Haji Abdul Karim. Di bangun pada kisaran bulan November tahun 1959 atas permintaan Haji Sain. Apabila ingin melihat rumah adat tradisional Kepulauan Riau ini, Anda bisa berkunjung ke Kampung Melayu, Batubesar, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau.


Demikian sekilas tentang contoh arsitektur rumah adat daerah Kepulauan Riau. Jika ingin lebih mengenal karya kebudayaan masyarakat Kepri lainnya, baca Baju Adat Tradisional Kepri dan Tarian Khas Daerah Riau. Sementara itu, untuk contoh rumah Melayu lain, lihat daftar rumah adat dalam kebudayaan Melayu, di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *