• sumber : kelilinngindonesia.blogspot.com

Sumber Pitu Tumpang – Air Terjun Menawan dengan Tujuh Aliran

posted in: Jawa, Jawa Timur, Wisata | 0

Sumber Pitu Tumpang. Air terjun adalah varian lain dari alam yang populer disambangi, dan Malang tetap pada posisinya yang setia menampung pemburu keindahan. Siapapun, apapun kebutuhan dan dari arah manapun kedatangan, Malang tetap sanggup menguras habis ketakjuban siapa saja. Saking banyaknya, air terjun bernama Sumber Pitu sampai ada dua. Jika sebelumnya ditulis perihal Sumber Pitu Pujon, artikel ini akan mengajak Anda berpetualang maya ke Sumber Pitu di Kecamatan Tumpang, tepatnya di Desa Duwet Krajan.

Sumber Pitu adalah nama dari wanawisata air terjun yang terletak di sebelah barat Gunung Semeru. Sering kali juga disebut Coban Sumber Pitu, karena “coban” mewakili air terjun dalam bahasa Indonesia. Coban Sumber Pitu Tumpang ini unik karena memiliki tujuh aliran meski bersumber dari mata air yang sama. Dengan debit air yang mencapai 1600 liter perdetik, aliran air sangat deras terjun dan menerobos tebing yang berselimutkan rimbun kehijauan.

Seperti layaknya air terjun yang lain, panorama hijau tetaplah mendominasi yang kemudian dipadukan putihnya aliran air yang cenderung deras. Tebing-tebing nan gagah tetaplah mewakili keeksotikan melalui warnanya yang elegan. Semua komposisi alam tersebut kemudian disempurnakan oleh permukaan air terjunnya. Sebuah kolam alam pun tercipta sebagai penampungan sementara sebelum air melanjutkan perjalanan. Bebatuan basah beraneka ukuran itu tertata sedemikian rupa sebagai petunjuk jalan agar air mengalir ke tujuan.

Jangan lupa bahwa sejuknya hawa khas pegunungan turut mengabarkan nuansa nyaman dan menenangkan. Secara keseluruhan, Coban Sumber Pitu Tumpang bisa dikatakan sebagai salah satu air terjun tercantik di Malang Raya. Untuk mengetahui lebih lanjut perihal keindahan, fasilitas, harga tiket, rute dan maps Sumber Pitu Tumpang, lanjutkan membaca di halaman selanjutnya.

Aktivitas di Sumber Pitu Tumpang

Berpetualang ke Coban Sumber Pitu Tumpang, setidaknya Anda akan dimanjakan pesona alam pegunungan sejak diharuskan berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuju lokasi. Oleh karena itu, persiapkanlah energi wisata yang mencukupi. Kecuali traveler manja, dua kilometer bukanlah jarak yang jauh jika dibandingkan pengalaman yang akan didapatkan. Lagi pula selama perjalanan itu, siapa saja akan dimanjakan oleh pemandangan sekitar melalui perbukitan apel milik warga, lahan sayur mayur, serta tebing bebatuan yang turut menegaskan kemolekannya.

Sebagai menu pembuka, Anda akan dihadapkan pada air terjun yang lain, yakni Coban Tunggal. Untuk sejenak nikmati juga air terjun ini di jalanan setapak sebelum menoleh ke kiri dan menemukan sajian utamanya, Coban Sumber Pitu. Jarak antara kedua coban tersebut berkisar 150 meter, dimana keduanya kemudian bertemu pada aliran yang sama. Pertemuan tersebutlah yang kemudian disebut air terjun di titik ketiga. Berjalanlah pelan agar semakin detail Anda menghayati kemolekan alam yang tersaji, sebelum kemudian terbuai manja dan bahagia di Sumber Pitu.

Dalam menikmati wisata, setiap traveler memiliki cara unik. Jadi beraktivitaslah seperti yang Anda inginkan, namun tetaplah menjaga etika dan jagalah kebersihan alam. Perlu diketahui, masyarakat setempat meyakini bahwa air terjun ini masih berhubungan dengan Gunung Bromo dalam banyak hal. Seringkali, lokasi Sumber Pitu Tumpang juga digunakan sebagai tempat ritual oleh masyarakat, terutama yang datang dari luar desa Duwet Krajan. Jadi, tunjukanlah bahwa Anda adalah traveler yang arif dan bijaksana yang mencintai alam penuh kerendahan hati untuk santun menjaganya.

Sebagai informasi tambahan, oleh karena debit airnya yang besar, banyak yang percaya bahwa sumber air yang keluar dari air terjun setinggi 70 meter ini adalah berasal dari bawah tanah. Disisi lain, didepan air terjun Sumber Pitu Tumpang ada sebuah pohon besar yang tumbang. Pohon tua yang diperkirakan telah berumur puluhan tahun tersebut akarnya terangkat keatas. Di titik inilah kebanyakan pengunjung mengabadikan keberadaan mereka karena keberadaan pohon tersebut menambah kesan eksotik dengan latar belakang kemolekan air terjunnya.

Fasilitas Sumber Pitu Tumpang

Sumber Pitu termasuk air terjun yang keberadaannya masih tersembunyi sehingga fasilitasnya belumlah memadai. Hal ini juga termasuk akses jalan masuk yang cenderung becek saat hujan karena masih berupa tanah dan belum diperkeras dengan semen. Datang kesini, usahakanlah untuk membawa perbekalan yang mencukupi, karena masih belum adanya pedagan penjual makanan.

Harga Tiket Masuk Coban Sumber Pitu Tumpang : Sejauh ini, setiap pengunjung masih bisa menikmati Sumber Pitu secara gratis tanpa di pungut biaya. Tentu hal itu bisa jadi berubah, jika dikemudian hari telah ditentukan pengelolaan wanawisata ini. Bagi yang suka dengan wisata gratisan, tunggu apa lagi, segeralah datang dan berbahagialah masuk dalam kemolekan alam.

Rute & Maps Sumber Pitu Tumpang

Air Terjun Sumber Pitu letaknya berkisar 26 kilometer atau sekitar 45 menit perjalanan berkendara dari Kota Malang. Dari pusat kota Malang lanjutkan perjalanan ke Kecamatan Tumpang hingga sampai ke pasar Tumpang. Selanjutnya, ambil arah ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, menuju ke Desa Wringinanom di Poncokusumo dan belok kekiri untuk masuk ke Desa Duwetkrajan. Umumnya, setiap pengunjung akan memarkir kendaraannya di balai desa Duwetkrajan. Selanjutnya mereka berjalan kaki ke lokasi sejauh kurang lebih 2 kilometer.

Bagi yang tidak menggunakan kendaraan pribadi, masih tetap dimungkinkan untuk pergi ke Coban Sumber Pitu. Dari Malang, naiklah angkutan yang menuju ke pasar Tumpang. Kemudian naik lagi angkutan jurusan Gubukklakah sampai dipertigaan balai desa Winginanom. Dari pertigaan tersebut, beloklah kekiri ke arah balai desa Duwetkrajan. Dari tempat itu, tinggal berjalan kembali menuju lokasi air terjun.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *