Tari Golek Pamularsih Yogyakarta – Gerakan, Musik Pengiring, dan Busana

Tari Golek Pamularsih. Semenjak Sri Sultan Hamengku Buwono IX menciptakan Tari Golek pada tahun 1941, seiring berjalannya waktu lahirlah beberapa jenis tarian sebagai bentuk keragaman tari tersebut. Beberapa di antaranya adalah Tari Golek Menak, Golek Kenyo Tinembe, Golek Ayun-ayun dan banyak lagi.

Sementara itu, dalam artikel ini membahas mengenai salah satu varian Tari Golek lainnya, yakni Tari Golek Pamularsih sebagai buah karya dari Gusti Bendoro Raden Ayu Yudonegoro. Tarian Golek Pamularsih merupakan sebuah tarian yang menggambarkan tingkah laku gadis remaja yang sedang mekar-mekarnya.

Masa-masa ketika seorang gadis gemar bersolek, bergaya dengan kenes dan kemayu. Layaknya seorang remaja putri yang sedang jatuh cinta, sehingga semua harus terlihat cantik dan manis demi mendapat perhatian dari lelaki pujaan. Oleh karena itu, para penari berdandan secantik-cantiknya (muryani busono).

Gerakan, Busana dan Pengiring Tari Golek Pamularsih

Berkaitan dengan gerakan tarinya, struktur gerak Tari Golek Pamularsih terbagi menjadi tiga macam. Pada bagian awal, tarian bermula dari maju gendang yang terdiri dari dua ragam gerakan, kapang-kapang dan samberan. Dalam tarian ini, gerakan tari berawal dari samberan.

Pada bagian tengah tari, terdapat gerak gordo yang merupakan inti dari gerakan golek putri. Selanjutnya, sebagai pengisi bagian akhir terdapat gerak klono muryo busono. Ketika membawakan gerak tersebut, gerak penari lebih cenderung memperlihatkan kecantikannya kepada semua orang.

Dalam hal tata busana, penari Golek Pamularsih menggunakan rompi golek dengan slepe yang menutupi sampur di bagian pinggangnya. Kain jarik yang digunakan bermotif kesit gordo. Penari mengenakan kain tersebut dengan cara seretan (sebelah kanannya diwiru, sebelah kiri polos).

Masih seputar tata busana, pada bagian kepala penari juga terdapat hiasan lare, sumping, siyung, pelik, mentul dan ceplok cabean. Tari Golek Pamularsih Yogyakarta berlangsung dengan iringan musik Gamelan Jawa memakai gendhing sesuai dengan nama tarian ini, yakni gendhing pamularsih.

Demikian informasi mengenai Tarian Golek Pamularsih yang merupakan salah satu jenis tarian dalam Keraton Yogyakarta. Artikel ini hanya merupakan pengenalan singkat yang admin tulis ulang berdasarkan apa yang tertulis pada referensi artikel yang bisa Anda lihat di bawah artikel ini.


Referensi:

  1. myimage.id/tari-gol…

2 Responses

    • Sudah saya cantumkan pak, sejak awal menulis artikel ini. Tautan referensi artikel ini bisa dilihat di bawah artikel. Artikel ini dibuat, sebagian juga mengambil referensi dari artikel bapak. Saya cantumkan sekalian dengan link ke artikel bapak.

      Mohon maaf sebelumnya, jika mungkin kurang berkenan, akan saya hapus segera. Kalau ada waktu, mungkin bapak bisa mampir ke sini lagi, agar saya bisa merubah apa yang harus saya rubah. Salam kenal juga bapak Kelik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *