• sumber : www.indonesiakaya.com

Tari Kamonesan – Gambaran Kearifan Lokal Suku Sunda

posted in: Jawa, Jawa Barat, Seni dan Budaya, Tari | 0

Tari Kamonesan adalah tari kreasi yang berasal dari Jawa Barat. Terlahir sebagai gambaran kearifan lokal dan cara hidup tradisional Masyarakat Sunda. Simbol tingkah laku sehari-hari seseorang dalam masyarakat sunda yang diekspresikan melalui berbagai kebiasaan, ekspresi dan sikap yang dipengaruhi lingkungan yang kemudian dirupakan dalam bentuk kesenian tari yang Indah dan menarik.

Tari Kamonesan adalah tari berpasangan yang melibatkan 8 orang dengan 4 orang penari laki-laki dan 4 orang penari perempuan. Ditarikan oleh para penari dengan tata busana yang didominasi warna cerah meliputi merah, biru, kuning serta hijau.

Penari pria menggunakan celana pangsi dan ikat kepala. Adapun penari wanita menggunakan kostum kebaya serta lengkap dengan penutup kepala. Untuk memperkuat cerminan kehidupan Tradisional Sunda, juga terdapat properti bakul (Boboko) yang dibawa oleh penari perempuan.

Dalam pelaksanaannya, Tari Kamonesan mula-mula dibuka oleh penari pria yang menari dengan gerakan-gerakan tari mirip dengan gerakan silat. Selanjutnya penari perempuan segera mengimbanginya dengan gerakan tari yang gemulai dan gerakan jari tangan yang lentik. Kemudian para penari membentuk sebuah formasi berpasangan dengan para penari laki-laki berada dibelakang penari wanita.

Selebihnya, gerakan-gerakan tari yang dihadirkan adalah menyimbolkan kehidupan sehari-hari masyarakat sunda. Penari perempuan membawa bakul dipundak dan seperti hendak menuju sawah dan lading. Sementara itu, penari pria mengibarkan selendang sebagai sambutan terhadap kedatangan para penari perempuan.

Terkadang penari laki-laki membungkuk dan melakukan gerakan terhadap penari wanita sambil mengembalikan bakul yang dibawa. Tari Kamonasan semakin menarik dengan iringan musik tradisional sunda seperti Gendang, Gamelan Sunda dan Suling.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *