• sumber : lokalkarya.com

Tari Merak, Jawa Barat – Tarian Cantik Gambaran Hidup Burung Merak

posted in: Jawa, Jawa Barat, Seni dan Budaya, Tari | 0

Tari merak merupakan jenis kesenian tari kreasi baru yang terlahir di tanah pasundan. Tarian ini begitu cantik yang mengekspresikan keanggunan gerak dan keindahan tata busana yang diambil dari kehidupan burung merak.

Dikatakan bahwa tari ini lebih mengemplementasikan tingkah laku burung merak jantan yang terkenal pesolek. Merak jantan sering memamerkan keindahan warna-warni bulu ekornya ketika hendak memikat merak betina.

Tari Merak adalah salah satu kesenian Jawa Barat yang terkenal di Indonesia dan luar negeri. Melalui tari ini, kemudian terlahir beberapa varian Tari Merak di daerah lain dengan konsep dan gerak yang hampir mirip, seperti Tari Merak Jawa Timur dan Tari Manuk Rawa dari Denpasar, Bali.

Tari Merak adalah tarian yang dimainkan oleh tiga penari atau lebih secara berbarengan. Para penari tersebut memiliki fungsi sebagai merak jantan dan betina. Mereka menari dengan diiringi oleh lagu Macan Tutul, namun adapula selingan waditra Bonang yang dipukul di bagian kayunya dengan sangat keras. Waditra tersebut diberikan terutama pada bagian gerakan sepasang merak yang sedang bermesraan.

Dalam pertunjukannya, tari ini terkesan menonjol terutama pada tata busana yang dikenakan oleh para penarinya yang memiliki motif seperti bulu burung merak. Kain dan baju identik dengan warna hijau, biru dan hitam untuk menggambarkan bulu-bulu merak.

Sebagai aksesoris yang paling kentara adalah sepasang sayapnya yang menirukan sayap atau ekor merak yang sedang mengembang. Untuk lebih mencerminkan burung tersebut, mahkota juga dipakaikan di masing-masing penari.

Sejarah Tari Merak

Sejarah Tari Merak di Jawa Barat berawal pada kisaran tahun 1950an. Untuk pertama kalinya diusung ke pementasan oleh koreografer asal Sunda yakni Raden Tjetjep Somantri. Adapun dalam perkembangan selanjutnya, terutama pada tahun 1965, tari ini dihadirkan kembali dengan pengembangan kreasi gerak baru oleh Irawati Durban, yakni seorang seniman tari asal Bandung, Jawa Barat.

Tari ini merupakan satu dari sekian seni tari dari Jawa Barat yang sering ditampilkan, terlebih untuk penyambutan tamu-tamu penting. Tidak jarang juga terpilih untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia terutama budaya pasundan di tingkat Internasional. Selebihnya tarian ini juga kerap ditampilkan untuk menyambut mempelai pria dalam prosesi pernikahan Adat Sunda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *