• sumber : tribratanewspoldasulsel.com

Pa’bitte Passapu, Sulawesi Selatan – Seni Menyabung Sapu Tangan

Pabitte Passapu. Umum diketahui, tradisi adu ayam atau sabung ayam cukup melekat dalam kehidupan masyarakat tradisional di Indonesia, tidak terkecuali bagi masyarakat etnis Makassar. Bahkan, tradisi tersebut dikemudian hari turut menjadi inspirasi lahirnya Tari Pa’bitte Passapu (Bitte Passapu) yang berarti menyabung sapu tangan. Tarian ini merupakan kesenian adat Ammatoa Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Di masa lalu, sabung ayam sangatlah digemari oleh masyarakat suku Makassar, termasuk juga oleh kaum bangsawannya. Pada masa itu, dikatakan bahwa sabung ayam turut mewakili ekspresi keberanian seseorang. Oleh karena itu, masyarakat gemar melakukannya, tidak terkecuali anak-anak raja dan para pengawal istana. Demi menunjukkan keberanian, mereka terjun ke arena sabung ayam dan melakukan taruhan demi membuktikan bahwa ayam merekalah yang terkuat.

Selanjutnya, seiring dengan masuknya agama Islam di Kerajaan Gowa, sabung ayam pun perlahan-lahan dihilangkan. Tradisi ini dinilai sarat dengan judi serta melakukan penyiksaan binatang yang semua itu bertentangan dengan ajaran Islam. Untuk menghibur diri, masyarakat pun mencari hal lain yang bisa diadu. Lahirlah ide untuk menyabung sapu tangan (Pabitte Passapu). Dalam hal ini, sapu tangan menjadi pengganti ayam yang disabungkan.

Di masa awal, Pabitte Passapu sering kali dipertunjukkan saat pelantikan raja di Kajang dan pesta adat lainnya. Dalam hal ini, Pa’bitte Passapu sebagai sebuah drama tari yang mengusung kisah sabung ayam antara Karaeng Tappan (Karaeng Kajang I) dengan Ammatoa I untuk memperebutkan putri tercantik dari Tanah Toa. Karaeng Tappau pun menjadi pemenang yang kemudian merayakannya dengan menyuruh para pengawal mengadu destar atau mappabatte passapu sebagai lambang sabung ayam.

Hingga saat ini, kesenian ini tetap lestari dan beralih fungsi sebagai tarian menyambut tamu adat atau sebagai hiburan dalam acara pernikahan. Dalam prakteknya, tarian ini disajikan dengan diiringi nyanyian dan alat musik sembari menyabung sapu tangan atau pun ikat kepala. Pabitte Passapu merupakan salah satu kesenian tradisi unik yang lahir dari kreatifitas masyarakat di Sulawesi Selatan. Untuk mengetahui keunikan lain dari saudara kita di Sulawesi Selatan, Pembaca juga perlu membaca Tradisi Adu Betis yang sarat dengan nilai patriotisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *